Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Rela Tinggalkan Saudi Arabia Demi Percikan Emas Hitam

Editor: admin
Kamis, 07 Juli 2011
Win
Samsul

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Bagi samsul Hadi, menjadi TKI hanya sebuah sarana mencari modal. Setelah modal didapat dia pun kembali ke tempat kelahirannya untuk membuka usaha di sekitar Blok Cepu.

Industri migas Blok Cepu telah melahirkan semangat warga sekitar tambang untuk membuka usaha baru. Mereka ramai-ramai meninggalkan sawah ladanganya demi menangkap peluang usaha dari industri tersebut. Bahkan ada yang rela eksudus dari luar negeri demi mengais tetesan rezeki di ladang migas Blok Cepu.

Dia adalah Samsul Hadi. Pemuda yang dulunya bekerja sebagai tenaga kerja indonesia (TKI) di Saudi Arabia ini telah membuka usaha baru disekitar tambang Migas yang konon terbesar se Asia ini. Yakni usaha fotocopy di pasar Desa Gayam, Kecamatan Ngasem. Desa ring I Blok Cepu.

Jerih payah yang dirintis pemuda asal Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, sejak Juli 2009 itu, kini telah menuai hasil. Jasa fotocopy yang diberi nama “Lucky Star” sekarang ini menjadi langganan kontraktor-kontrak-tor yang sedang mengerjakan proyek migas Banyuurip – Jambaran.

Usaha fotocy yang digeluti Sul –sapaan akbrab Samsul Hadi ini pun kian berkembang pesat. Dia mampu mandiri dan bahkan usahanya menjadi penopang ekonomi keluarga. Walaupun pada awalnya banyak kendala yang dirasakan. Tapi dia tetap sabar dan tekun untuk menjalankan usaha tersebut.

“Awalnya saya patungan dengan keponakan untuk mendirikan usaha ini (fotocopy),” kata Samsul ketika ditemui Suara Banyuurip di tempat usahanya sambil melayani seorang yang sedang fotocopy.

Untuk membuka usaha ini, dia me-ngeluarkan modal awal sebesar Rp. 20 juta. Uang tersebut ia gunakan untuk membeli mesin fotocopy senilai Rp. 12,5 juta. Sedangkan sisanya digunakan melengkapi kebutuhan kertas serta alat pendukung lainya. Bahkan guna melengkapi isi tokonya, Sul berani meminjam uang dari bank.

“Ruko ini dulu saya beli dengan mengangsur. Awalnya saya beri uang muka Rp 5 juta. Kemudian sisanya saya bayar dengan cara mencicil. Alhamdulillah sekarang semuanya sudah lunas,” kenangnya.

“Rencana kedapan saya ingin mem-buat percetakan foto, undangan, serta rental pengetikan,” 
Dia mengaku, seiring perkembangan proyek minyak di Banyuurip – Jambaran telah membawa berkah bagi usahanya. Banyak CV serta PT yang datang ke fotocopy Lukcy Star untuk mebutuhkan jasanya. Baik sekedar berfotocopy maupun membeli kertas.

“Kalau proyek ramai, setiap hari saya bisa mengabiskan kertas 10 rem,” sergah Samsul.

Dilihat dari lokasinya, fotocopy milik Sul ini cukup strategis. Karena itu selain dibanjiri kontraktor migas, juga banyak diserbu sekolah-sekolah di wiayah setempat. Utamanya ketika berlang-sunganya ujian semester, ujian akhir sekolah serta masuk ajaran baru seperti bulan ini.

“Dari anak sekolah juga banyak. Mulai SD/MI, SMA, SMP, di Gayam dan sekitar-nya.  Kalau musim semesteran dan pendaftaran siswa baru seperti ini sehari saya bisa menghabiskan kertas 7 rem,” paparnya.

Tak hanya itu. Warga sekitar Banyuurip -  Jambaran, banyak memanfaatkan usa-ha fotocopynya. Mereka pada umunmya memanfaatkan jasa itu untuk fotocopy kartu tanda penduduk (KTP) Kartu Keluar-ga (KK), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sertipikat tanah dan lainya.

“Kalau kondisi sepi, seharinya paling hanya menghabiskan kertas satu sampai tiga rem,” terang pemuda kelahiran Agustus 1984 silam.

Selain usaha fotocopy dan menjual alat tulis kantor (ATK), Sul juga telah mengembangkan usahanya dengan membuka jasa pengisian pulsa elektrik dan agen pulsa all operator. “Alhamdulillah mas, berkat kerja keras selama 3 tahun dari usaha fotocopy ini, kini ekonomi keluarga kami agak membaik,” akunya.

Dengan perkembangan usahanya itu, kini Sul telah memilki dua mesin fotocopy. Satu mesin dia beli pada awal mendirikan usaha dan satu mesin lagi dibelinya seta-hun lalu dari jerih payahnya. Dari usaha itu dia juga sudah mampu membeli sebuah sepeda motor.

“Rencana kedapan saya ingin mem-buat percetakan foto, undangan, serta rental pengetikan,” pungkas samsul.

Dia berharap, agar usaha yang dilakoninya ini dapat menjadi contoh bagi warga sekitar pengeboran. Sebab banyak peluang yang dapat ditangkap dari kegiatan Migas Blok Cepu. 

 

Dibaca : 1199x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan