Minggu, 21 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Renggut Satu Nyawa, Dinkes Tetapkan Status KLB Difteri

Editor: samian
Selasa, 13 Februari 2018
Ririn Wedia
Kepala Dinas Kesehatan, Ninis Susmiati.

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menetapkan kasus Difteri sebagai Kasus Luar Biasa (KLB) karena ada peningkatan signifikan.

Dari data Dinas Kesehatan menyebutkan, bulan September 2017 sampai dengan Februari 2018 sudah ada delapan kasus Difteri yang menyerang anak-anak hingga dewasa, salah satunya meninggal dunia.

"Kami menetapkan Difteri ini sebagai KLB, karena peningkatannya signifikan," kata Kepala Dinas Kesehatan, Ninis Susmiati, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (13/2/2018).

Ninis mengatakan, untuk melakukan antisipasi dan tindak lanjut penyebaran Difetri ini Dinkes telah memberikan vaksin kepada masyarakat Bojonegoro secara serentak dan selanjutnya bertahap.

"Kita melakukan vaksinasi melalui pusat kesehatan yang ada di masyarakat," tandasnya.

Vaksin ini diberikan kepada anak usia 1 sampai 19 tahun dengan jumlah kurang lebih 326.130 anak. Sementara pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak 3 putaran pada bulan Februari, Juli, dan November 2018.

"Difteri dapat dicegah dengan memberikan imunisasi dan diberikan sebanyak tujuh kali secara bertahap," pungkasnya.(rien)

Dibaca : 674x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan