Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Revitalisasi Makam Sunan Drajat Dianggarkan Rp2 M

Editor: nugroho
Selasa, 23 September 2014
totok martono
FGD : Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kacung Marijan FGD membahas revitalisasi makam Sunan Drajat.

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan- Situs Makam Sunan Drajat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tahun ini akan direvitalisasi. Sejumlah pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan meliputi pelebaran cungkup makam dan perbaikan untuk Museum Sunan Drajat dengan anggaran dari Kemendikbud sekitar Rp2 miliar. Sementara tahun depan akan diupayakan pembangunan gedung perkantoran serbaguna.

Hal itu diungkapkan Dirjen Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Kacung Marijan, saat membuka focus group discussion (FGD) Penyusunan Action Plan Revitalisasi Situs Makam Sunan Drajat dan Sunan Giri.

“Saat diminta menjadi Dirjen oleh Pak Nuh (Mendikbud Mohamad Nuh), ada dua nasehat yang disampaikan beliau kepada saya. Yakni untuk melakukan perbaikan tata kelola di Dirjen Kebudayaan dan mengintegrasikan antara Islam dan kebudayaan, “ ujar Kacung Marijan.

Pria asli Lamongan itu menyebutkan, selama ini seolah-olah kalau berbicara soal budaya, Islam tidak masuk, namun hanya berkisar pada candi. “Padahal cagar budaya ini berkaitan dengan semua elemen dan agama, “ kata dia.

Karena kebudayaan, ujar Kacung Marijan, berkaitan dengan nilai yang dianut masyarakat dalam berhubungan dengan alam, sesama manusia dan Tuhan. “FGD ini bertujuan untuk menjaring masukan untuk melakukan revitalisasi situs makam-makam wali," imbuh dia.

Kacung juga menyebutkan telah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Timur yang sudah berkomitmen akan mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk pembanguan situs-situs makam wali di Jatim.

Kacung juga menyebutkan Lamongan memiliki keuntungan tersendiri sebagai pusat wisata dibanding daerah lain. Karena selain memiliki WBL dan Mazoola, juga memiliki situs Makam Sunan Drajat dan Sendang Duwur.

“Terlebih di Desa Sendang Duwur ada sentra perhiasan emas dan batik. Agar dikonsep menjadi kawasan wisata 3 in 1 dengan menyediakan fasilitas penginapan yang nyaman tapi terjangkau,“ pungkas dia.

Pada kesempatan itu, Bupati Lamongan, Fadeli menyebut, Lamongan di masa lalu adalah salah satu pusat penyebaran Agama Islam. Itu terutama dapat dilihat dari adanya Situs Makam Sunan Drajat dan Sunan Sendang Duwur .

"Juga ada Situs Makam Syech Maulana Hisyam yang merupakan anak dari Sunan Ampel," tegas Fadeli.(tok)

Dibaca : 905x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan