Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Rumah Perangkat Desa Terbakar

Editor: nugroho
Jum'at, 06 Juli 2012
edy
Tinggal Puing : warga dibantu aparat TNI ketika mengumpulkan benda yang masih berguna dari sisa kebakaran.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Akibat kelalaian menuang bensin dalam botol, rumah Mat Kholil (48), di Dusun Kebuh, Desa Rayung, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jatim, ludes dilalap si jago merah, Jum’at (06/07/2012).

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Karena semua penghuni rumah ketika kebakaran terjadi sedang beraktifitas di luar rumah. Namun akibat kebakaran itu selain api melalap toko korban, juga menghanguskan bagian depan dua rumah lainnya yang berdekatan.

Akibat peristiwa itu kerugian ditaksir mencapai Rp. 200 juta. Lain itu, sejumlah arsip penting pemerintah desa setempat juga ikut terbakar karena Mat Kholil adalah salah satu perangkat Desa Rayung.

Menurut berbagai sumber ditempat kejadian, peristiwa itu bermula saat anak Mat Kholil, Fajrul (13), sedang menuangkan bensin dari jiregen kedalam sebuah bak untuk di ecer kedalam botol. Namun pada waktu bersamaan ada salah satu pembeli dan Fajrul pun bergegas meninggalkan bensin yang sedang dituang untuk melayani pembeli. Tak lama kemudian terdengar suara ledakan dari arah Fajrul menuangkan bensin.

“Dari keterangan korban, bensin itu tesulut dari api kompor yang jaraknya dekat. Kemudian membakar tabung gas elpiji lalu meledak dan membakar rumah,” ungkap Kapolsek Senori, AKP Benu Hamzah.

Dikonfirmasi terpisah, Fajrul menyatakan, saat terdengar ledakan dirinya langsung lari kedalam rumah dan mendapati dapur sudah terbakar. Sesaat kemudian, dia pun kembali berlari keluar dan berteriak meminta tolong.

Tetangga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api. Namun karena menggunakan tembo, api terus berkobar dan menjalar hingga kebagian depan rumah.

Tak berapa lama kemudian, Pasukan Mencegah Kebakaran (PMK) dari kota Bojonegoro yang dihubungi menurunkan 4 mobil pemadam sekaligus. Sehingga kebakaran lebih besar lagi bisa dihindari. (suko)

Dibaca : 1767x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan