Senin, 24 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pembagian DAK Pendidikan

Salah Tulis, Satu Siswa Terima Separo Bantuan

Editor: nugroho
Selasa, 19 Mei 2015
ririn wedia
BOSDA : Pelajar tingkat SMA di Desa Katur memperoleh Bosda dari DAK Pendidikan yang dibagikan perangkat desa.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemerintah Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memberikan bantuan operasional daerah (Bosda) dari Dana Alokasi Khusus Pendidikan kepada 141 siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) yang berasal dari desa setempat.

Pembagian dilakukan oleh kepala desa dan perangkat dibalai desa setempat. Dalam pembagian ini, untuk siswa kelas I dan II mendapat bantuan uang tunai sejumlah Rp 500.000, sementara kelas III senilai Rp250.000.

Namun dalam pembagian itu sempat terjadi salah satulis. Yakni salah satu penerima bantuan yang diwakili oleh keluarganya, Arif Furohman (20), warga RT 14, RW 04, memperoleh bantuan Rp250.000. Padahal seharusnya dia memperoleh bantuan senilai Rp500.000 ribu karen masih duduk di bangku kelas II Madrasah Aliyah (MA).

"Tadi cuma dapat Rp 250.000," ujarnya kepada suarabanyuurip setelah menandatangani surat keterangan dari Pemdes Katur.

Dia mengatakan, mewakili adiknya atas nama Siti Nurul Aini yang sekarang ini duduk di kelas II MA Kalitidu. "Ya mau gimana lagi, masa ngotot minta utuh," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Katur Sukono, mengatakan, memang terjadi kesalahan pada salah satu siswa. Hal ini dikarenakan ada kesalahan dalam penulisan atau pengetikan kelas.

"Ya cuma salah pengajuan saja, harusnya kelas II ditulis III," ujar Sukono.

Dia menyatakan, akan mela kukan usulan lagi. Karena, pendataan dilakukan oleh perangkat desa melalui masing-masing RT. Adapula usulan dari warga yang memiliki anak masih sekolah.

"Namanya manusia Mbak, pasti ada salahnya," ucap Sukono.

Dia mengatakan, pembagian tersebut langsung diterima siswa yang bersangkutan. Namun, bila berhalangan bisa diwakili oleh keluarga dengan syarat tanda bukti tempatnya mengajar yang disertai stempel dan tanda tangan kepala sekolah.

"Dari 141 siswa itu ada yang sekolah di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Surabaya. Pokoknya di mana saja yang penting rumahnya di Desa Katur," jelas Sukono.

Dia menyatakan, total bantuan dana pendidikan dari pemerintah daerah yang dibagikan sejumlah  Rp 58.750.000. Meski baru pertama kali dilaksanakan, pembagian berjalan lancar dan semua siswa telah menerimanya.(rien)

Dibaca : 648x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan