Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Sambut Wapres, Jalur Bojonegoro - Padangan Dijaga Ketat

Editor: nugroho
Kamis, 24 April 2014
samian sasongko
ATUR KENDARAAN : Flagman di depan pintu masuk proyek Banyuurip sibuk mengantur lalu lintas menjelang kedatangan Wapres.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Menjelang kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Boediono di ladang migas Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pengamanan di jalur Bojonegoro-Padangan, ditingkatkan. Penjagaan ketat terlihat di akses road (pintu masuk) proyek Banyuurip di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, oleh TNI, Polri dan Dinas Perhubungan, Kamis (24/04/2014).

Boedino dijadwalkan berangkat dari Stasiun Semarang, Jawa Tengah, hari ini sekira pukul 11.30 WIB dan  tiba di Bojonegoro sekira pukul 14.30 WIB. Setelah selesai menandatangani prasasti proyek double track (jalur rel ganda) kereta api, Boedino bersama rombongan akan menuju Kantor Mobil Cepu Limited (MCL) di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, dan dilanjutkan melihat proyek Banyuurip pukul  14.45 WIB.
Seorang warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, M. Syaifidin Rofiq, mengatakan, kondisi di setiap titik rawan jalur menuju lokasi proyek Banyuurip dijaga ketat oleh pihak keamanan.

"Sejak Rabu, kemarin, pihak keamanan dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan melakukan pengamanan di jalur Bjonegoro-Padangan menjelang kedatangan Pak, Wapres di lokasi proyek Banyuurip, Mas," kata Rofiq kepada suarabanyuurip.com, Kamis (24/04/2014).

"Alhamdulillah sampai saat ini kondisi steril, aman, lancar dan kendali, Mas," sambung Kapolsek Purwosari AKP Musdjari ditemui di sekitar pintu masuk proyek di Desa Sudu, Kecamatan Gayam.

Dari pantauan menyebut, setiap titik rawan di jalur Bojonegoro-Padangan ditempatkan petugas keamanan. Salah satu di pertigaan Kalitidu, pertigaan Desa Talok, Resident (kantor MCL), perempatan Clangap, pertigaan Cengungklung, pertigaan Sudu, hingga pertigaan Tobo, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, hingga pintu utama masuk proyek Banyuurip di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Bojonegoro.(sam)  

Dibaca : 738x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan