Satpol PP Amankan 5 Pasangan Mesum di Cepu

Rabu, 11 September 2019, Dibaca : 1125 x Editor : rozaqy

Ahmad Sampurno
TERJARING : Warga terjaring razia dibawa ke kantor Kecamatan Cepu untuk dibina


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno


Blora - Sebanyak 5 pasang orang terjaring razia gabungan Satuan Polisi Pamong Praja JawaTengah Jawa Timur. Pasangan tersebut diamankan di lokasi yang berbeda. Sebanyak 3 pasang dari hotel di wilayah Kecamatan Cepu dan 2 pasang dari warung remang-remang Kecamatan Padangan.

Mereka yang terjaring razia, sebagian tengah asik berduan di dalam kamar hotel tanpa memiliki status hubungan yang sah. Bahkan seorang penjual kopi, kedapatan menyediakan kondom yang diduga untuk melayani pelanggannya. 

Selain itu,  dalam sebuah kamar kost dijumpai sepasang muda mudi dalam satu kamar hotek. Pasangan perempuan diketahui telah mengandung 6 bulan. 

Slamet,  Kabid ketentraman dan ketertiban umum,  Satpol PP Provinsi Jawa Timur,  menjelaskan,  semua yang terjaring razia dibawa ke Kantor Kecamatan Cepu.  Untuk diberi pembinaan dan membuat pernyataan tidak mengulangi lagi.

Menurutnya, perbuatan asusila yang mereka lakukan bisa dipidanakan.  Lantaran, salah satu pasangan masih memiki suami atau istri yang sah.

"Kalau diulangi lagi, akan dilaporkan kepada polisi, " ungkapnya, Rabu (11/9/2019) saat memberi pembinaan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum, Satpol PP Blora, Suripto, selain aturan agama,  perbuat mereka juga melanggar norma sosial serta aturan daerah.

Baca Lainnya :

    "Kami tidak butuh jawaban kawin siri," tandasnya.

    Terlebih, katadia,  membuka warung sekaligus melayani pria hidung belang.

    "Itu juga tidak benar.  Buat apa coba,  buka warung sambil bawa kondom.  Statusnya janda lagi, "ungkap Suripto.

    Diketahui,  warga yang terjaring razia itu mayoritas dari Jawa Timur.  Hanya satu orang dari Jawa Tengah.  "Ini paling banyak dari warga Bojonegoro," tambah Beny,  petugas Satpol PP Bojonegoro.

    Saat itu,  Beny meminta dalam pernyataan tersebut dipertajam.  Disertai dengan pengakuan pelaku.  "Itu mempermudah kami untuk melangkah pengadilan," tegasnya.

    Sekadar diketahui,  razia dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Blora,  Satpol PP Kabupaten Blora,  Satpol PP Provinsi Jawa Tengah,  dan Satpol PP Provinsi Jawa Timur. 

    Baca Lainnya :
Show more