Selasa, 21 Mei 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Satpol PP Cepu Peringatkan Karaoke Tak Berizin

Editor: nugroho
Senin, 13 Mei 2019
Ahmad Sampurno
CEK LOKASI : Satpol PP Cepu mendatangi lokasi cafe yang didesain sebagai tempat karaoke ilegal.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Satpol PP Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendatangi cafe dan karaoke di lingkungan Kelurahan Ngroto, Senin (13/5/2019), sekira pukul 11:50 WIB. Kedatangan petugas menindaklanjuti laporan Kelurahan setempat tentang adanya karaoke yang buka di siang hari saat bulan ramadhan dan surat penolakan dari warga sekitar.

Tempat hiburan tersebut dari luar dan promosinya adalah rumah makan dan warung kopi dengan free wifi. Tapi pada praktiknya adalah cafe karaoke.

Petugas Satpol PP Cepu bersama pejabat Kelurahan Ngroto didampingi Babinsa dan Babinkambtimbas sampai di lokasi ditemui langsung oleh pemilik cafe dan karaoke.

Kepala Satpol PP Kecamatan Cepu, Sumarsono langsung masuk ke dalam ruangan yang diduga digunakan untuk karaoke. Ada lima ruangan yang belum selesai dibangun ditengarai sebagai ruang karaoke. Di salah satu ruangan ditemukan seperangkat alat karaoke dan aroma minuman beralkhol. 

"Ini jelas digunakan untuk karaoke," tegas Sumarsono saat melihat satu persatu ruangan yang belum selesai pembangunannya. 

Selanjutnya, Sumarsono langsung menghampiri, Sulasman (43) pemilik cafe dan karaoke. Ia memberikan peringatan agar usaha tersebut sementara waktu tidak beroperasi sebelum mendapat izin. Apalagi lokasinya berada di tengah permukiman warga.

Sumarsono juga menyarankan agar ruangan tertutup dan bersekat layaknya cafe karaoke untuk di ubah supaya terbuka.

“Karena terbitnya izin juga berasal dari lingkungan. Jika akan dijadikan usaha rumah makan,” tandasnya.

Sumarsono tidak ingin ada laporan kembali dari warga yang merasa resah dengan aktivitas cafe karaoke tersebut.

“Saya harap ini, pertama dan terakhir kali kami ke sini. Jangan sampai kami datang ke sini lagi. Kalau ada pengaduan lagi, pasti kami tutup,” tegasnya. 

Sulasman, pemilik usaha beralasan jika tempat usahanya untuk karaoke keluarga, dan  warung kopi biasa. Sementara, perangkat karaoke serta ruang yang didesain kedap suara digunakan untuk pribadi. 

Maman-sapaan akrab Sulasman, juga mengaku usahanya sudah libur selama ramadhan.

"Sudah tidak ada aktivitas selama ramadhan," ucapnya.(ams) 

Dibaca : 505x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan