Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Dasrun, Kades Penjual Hewan Kurban

Sediakan 100 Kambing dan 40 Sapi

Editor: nugroho
Jum'at, 03 Oktober 2014
totok martono
SAPI KURBAN : Dasrun menunjukkan sapi miliknya yang dijual untuk hewan kurban.

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan-Hari raya Idul Adha 1435 menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kambing dan sapi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Meski penjualan menurun dibanding tahun lalu, para pedagang hewan kurban itu mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu penjual sapi dan Kambing, Dasrun mengaku, selama satu bulan terakhir ini permintaan akan kambing dan sapi untuk kurban meningkat tajam. Dua hari menjelang hari Idul Adha permintaan yang Ia terima meningkat dua kali dibanding hari-hari sebelumnya.

“Pembelian sapi dan kambing meningkat tajam mas. Apalagi dalam dua hari terakhir ini,” kata Dasrun.

Pria yang juga menjabat Kepala Desa Balandono, Kecamatan Babat, itu mengaku, untuk menyediakan sedikitnya 100 ekor kambing dan  40 ekor sapi pada Idul Adha tahun ini. Hewan dagangan tersebut ditempatkan dikandang belakang rumahnya.

“Para pembeli biasa langsung datang ke rumah karena sudah lama menjadi langganan,” tutur Dasrun yang telah menerjuni bisnis berdagang ternak sejak tahun 1983 itu.

Para pembeli hewan kurban selain dari perseorangan, banyak yang berasal dari lembaga pendidikan, takmir masjid dan perusahaan di Lamongan dan Tuban.  Selain membawa pulang langsung hewan yang dibelinya banyak pembeli yang menitipkan dahulu ditempatkan Dasrun dan diambil menjelang hari raya kurban.

“Bahkan sebagian besar membeli kambing atau sapi baru diberikan panjer (uang muka), dan baru dilunasi saat ambil ternaknya,” tutur kades dua periode ini.

Dasrun juga menerima pesanan kambing atau sapi sesuai dengan kemampuan pembeli. Berapapun harga yang diminta pembeli dirinya tidak pernah menolak.

“Walau untungnya tipis yang penting pelanggan puas,” ujarnya.

Untuk jenis kambing harganya dikisaran Rp2 juta-4 juta. Harga tersebut ditentukan berdasarkan jenis dan berat badan kambing. Sedang untuk sapi harganya mencapai Rp 15,7 juta hingga Rp18 juta.

Mendekati hari Idul Adha harga penjualan ternak meningkat hingga 20 persen. Kenaikan itu disebabkan banyaknya permintaan sedang stok ternak terbatas. Namun,  di banding tahun lalu, penjualan tahun ini lebih sepi.

“Mungkinan disebabkan karena banyaknya penjual ternak dadakan yang mencoba keberuntungan di Idul Adha,” tutur Dasrun.

Salah satu pembeli asal Desa Blimbing, Kecamatan Brondong Dullah mengaku setiap tahun membeli kambing di Dasrun.

“Harganya lebih miring (murah) mas. Hewannya juga sehat sesuai dengan syariat kurban,” kata Dullah.(tok)

 

 

Dibaca : 1201x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan