Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Sehari, 642 Barel Minyak Sumur Tua Beredar Illegal

Editor: nugroho
Rabu, 23 Desember 2015
ririn wedia
BERI PENJELASAN : General Manager PEP Asset IV, Wishnu Indadari saat memberikan gambaran kondisi sumur minyak tua saat ini.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pertamina EP Asset IV mengklaim kehilangan minyak mentah 642 barel per hari dari Lapangan sumur minyak tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akibat distribusi minyak dan hasil olahan illegal yang dilakukan warga baik berupa rengkek maupun ran pick up.

"Ini sudah merugikan Negara, dan kerugiannya tidak sedikit,” tegas General Manager PEP Asset IV, Wishnu Indadari kepada suarabanyuurip.com, Rabu (23/12/2015).

Pertamina EP Asset IV telah mengestimasi kerugian negara dengan adanya rengkek dan ran pick up ini. Jumlah rengkek di kawasan sumur tua ada sekira 336 dengan jumlah warga asli Kedewan 103 orang, dan pendatang 233 orang.

Dengan hitungan kerugian yaitu minyak mentah atau olahan yang beredar illegal perhari melalui rengkek sebanyak 336. Setiap rengkeknya mengangkut 7 jerigen yang berisi 35 liter. Jika dikalikan jumlahnya sebanyak 82.000 liter atau 517 barel/hari.

"Setiap harinya kita harus kehilangan 82.000 liter atau 517 barel perhari," tandas Wishnu.

Sementara untuk distribusi minyak illegal yang menggunakan ran pick up adalah jumlah ran pick up 20 kendaraan yang keluar dari lokasi sumur tua Wonocolo. Hitungannya, minyak mentah atau olahan yang beredar illegal tiap hari sebanyak 20 dikali 1000 liter sama dengan 20.000 liter atau 125 barel per hari.

"Jika ditotal, jumlah minyak yang didistribusikan secara ilegal sebesar 102.000 liter perhari atau 642 barel per hari," pungkasnya.(rien)  

 

Dibaca : 204x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan