Minggu, 7 Februari 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat TWU Hentikan Produksi Kilang Mini Tenaga Kerja Asing di Bojonegoro Meningkat Pembekalan Uji Coba Alsintan Dari Maintenance Rambah Jasa Transporter Dua Keuntungan Setelah Tercapai Produksi Puncak Inilah Peluang Bisnis Bidikan BBS PPGJ Capai Produksi Puncak FITRA Minta Informasi Sumur Koro Dibuka Galian C Picu Bencana Alam Fortuner Pekerja Migas Seruduk Grand Livina Papan Informasi Desa Pelem Dipindah PPGJ Segera Diserahkan ke Pertamina JOB P-PEJ Klaim Gas Tidak Berbahaya Warga Lebih Nyaman EPF Dimatikan ADS Tantang BBS Bangun Kilang Mini Ingatkan BUMD Tak Jadi Makelar Ketua DPRD Bojonegoro Garansikan Jabatannya Dua Hari, Dua Petani Tersambar Petir PT IME Lanjutkan Pekerjaan Sipil Gas Flare Penjual Mamin Sekitar Kilang Mini Resah Rekanan TWU Galang Dukungan Warga Ngampel Diduga Karacunan Pad A Pemkab Bojonegoro Layangkan Surat ke SKK Migas Besuk, Lahan Pengganti TKD Gayam Diukur Nge-Tweet Berhadiah Bersama JIM Bojonegoro Himbau Waspada Penipuan Naker Proyek Kebakaran TBBM Tuban Akibat Aliran Listrik Terminal BBM Tuban Terbakar Tunggu Kepastian PHER Operasi Proyek J-TB Rekrut 100 Naker Minta EMCL Evaluasi Hasil Rekomendasinya Rekomendasi Dua Peserta Langgar Komitmen Permintaan BBM Tuban Capai 17 Persen Pemdes Sedahkidul Sukseskan GDSC Harga BBM Kembali Diturunkan FKKL-B Minta, Bongkar EPF Harus Libatkan Kontraktor Lokal Polres Buru Dua Oknum Baru Sedahkidul Khawatirkan Dampak Proyek Banyuurip Oknum Wartawan Pemeras Diancam 4 Tahun Warga J-TB Minta Disosialisasikan Pelibatan Naker Kodim 0813 Bojonegoro Berlakukan Jamdan Tak Ada Sanksi Penyelesaian TKD Gayam Ribuhan Pengunjung Padati Wisata Ngerong Puluhan Hektar Tanaman Padi Direndam Banjir Kodim 0813 Gelar Konsolidasi Upsus Water Park Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan Koruptor Rugikan Negara Rp2,1 Miliar Selamatkan Hutan Melalui Lomba Ulat Jati Pemkab Tetap Pertahankan PT BBS Tantang Pemkab Menarik Pajak Galian C Penerimaan Migas Fluktuatif, Tingkatkan Iklim Investasi Sisihkan Rp10 Triliun Untuk Dana Abadi Migas Pemkab Blora Bebaskan Lahan Warga Desak Pertamina ISC Tetap Menjatah Minyak Mentah Kayangan Api Dibanjiri Pengunjung Truk Pertamina Tetap Beroperasi PAD Dishub Meningkat 5,54 Persen Penjualan Solar Turun 60 Persen BK Hentikan Kasus Laporan Komisi A Harga Solar Turun Nelayan Untung Tandatangani Kontrak Pengelolaan Wilayah Kerja Migas Hingga Akhir 2015, Pembebasan J-TB Belum Rampung Wartawan Gadungan Peras Warga Tuban Tambang Illegal Rusak Jutaan Hektar Hutan Wisata Water Park Dander Diserbu Pengunjung Sumur A dan C Tetap Berproduksi ExxonMobil Indonesia Tunjuk Presiden Baru Gelar Sarasehan Sejarah dan Kepurbakalaan Tak Ingin Penyelesaian TKD Gayam Terulang di J-TB Pastikan Tarif Angkutan Tuban Normal ADS Sebut Pemeriksaan Rutin Desak Holcim Segera Realisasikan Insentif Filosofi TKD Yang Penting Untungkan Desa

Seismik Blok Nona Capai 80 %

Editor: nugroho
Rabu, 28 November 2012

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Survei seismik Blok Nona yang dilakukan PT.Pertamina Eksploirasi dan Produksi (EP) selama hampir tiga bulan sudah mencapai 80 persen. Seismik itu dilakukan di tiga kabupaten meliputi Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Mojokerto, dan Jombang, Jawa Timur.

"Tapi itu masih sebagian.Yang jelas progresnya kita nilai telah mencapai 80 %," kata Manager Humas Pertamina EP, Agus Ampriyanto kepada Suara Banyu Urip (SBU) Selasa (27/11/2012).

Menurut Agus, penilaian itu didasarkan dari hasil kegiatan yang telah dilakukan disemua wilayah operasi Blok Nona yang diantaranya meliputi lima kabupaten. Tidak hanya itu, dia mengaku juga telah melakukan sosialisasi, perizinan, dan pemberian ganti untung atas lahan warga yang terimbas proyek energi ini.

"Belum lama ini juga sudah kita lakukan seismik di Mojokerto dan Jombang,"ucap dia.

Mengenai metode seismik yang digunakan, Agus menjelaskan dengan menggunakan dua dimensi (2D) dan 3D. "Tergantung lapanganya, kalau ingin tahu lebih detail ya kita gunakan 3D agar tahu lempengan yang berpotensi ada sumber migasnya," papar Agus menerangkan.

Hanya saja, terkait jumlah berapa kandungan di Blok Nona, dia mengaku belum mengetahui. Sebab, masih harus akan diverivikasi lagi. "Belum tahu hasilnya, ini masih akan kita evaluasi lagi setelah mendapat hasil data dari seismik. Kita lakukan secara bertahap," pungkas dia.

Untuk diketahui, khusus di Bojonegoro, sedikitnya ada tujuh kecamatan yang masuk Blok Nona. Tepatnya diselatan Bojonegoro, mulai Kecamatan Kedungadem, Temayang, Sugihwaras, Kepohbaru, Gondang, Baureno dan Sumberrejo. Dengan adanya Blok Nona, menambah deretan potensi migas di Bojonegoro. Selain Blok Cepu yang dikelola Mobil Cepu Limited (MCL), Blok Tuban oleh Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), dan Blok Gundih oleh Pertamina EP Cepu.(roz/suko)

Dibaca : 847x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>