Selesai Lebih Awal, Pertamina EP Santuni 50 Anak Yatim

Kamis, 19 September 2019, Dibaca : 239 x Editor : mugito2

Ahmad Sampurno
PEDULI SESAMA : Tim Pertamina sedang memberikan santunan kepada 50 anak Yatim dari Desa Sumber.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Sebanyak 50 anak yatim dari wilayah ring-1 Blok Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendapat santunan dari Pertamina EP asset 4 Field Cepu. Itu sebagai wujud syukur telah menuntaskan pekerjaan perawatan menyeluruh (Turn Around/TA), fasilitas produksi gas Central Processing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.

“Melalui mereka ini, rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dapat kita nikmati. Sehingga proses TA CPP Gundih berjalan dengan lancar tanpa Insiden,” ujar Koordinator anak yatim Desa Sumber, Ahmad, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (19/9/2019).

Baca Lainnya :

    Santunan semacam itu, kali kedua dilakukan oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Yakni sebelum dilaksanakan TA, pada hari Kamis tanggal (29/8/2019) dan hari ini Kamis tanggal (19/9/2019), di area CPP Gundih.

    Cepu Field Manager, Afwan Daroni, menyampaikan, rasa sukur atas keberhasilan operasi tersebut. Persisnya, operari TA tersebut dilakukan selama 120.252 jam kerja.

    Baca Lainnya :

      “Lebih cepat 2 hari 6 jam dari yang ditargetkan,” ungkapnya.

      Sementara, gas juga sudah mengalir kepada konsumen. “Sales gas ke Indonesia power melalui kompresor PT SPP saat ini 51 MMSCFD,” tandasnya.

      Untuk diketahui, CPP Gundih beroperasi pada Desember 2013 dengan kapasitas terpasang 75 MMSCFD. Gas dari CPP Gundih dialokasikan untuk jaringan gas (Jargas) Semarang, Jargas Blora, dan PT Indonesia Power di Tambak Lorok, Semarang. Gas untuk CPP Gundih sendiri sekarang ini berasal dari  struktur Kedung Lusi, Kedungtuban, dan Randublatung serta North Kedungtuban.

      Chalid Said Salim, Direktur Operasi dan Produksi Pertamina EP, di sela kunjungannya ke CPP Gundih, (18/9/2019) kemarin,  mengapresiasi atas kelancaran kegiatan Turn Around CPP Gundih yang selesai lebih cepat dan zero accident.

      Chalid mengapresiasi kinerja  semua fungsi yang telah menyelesaikan TA lebih cepat. Karena CPP Gundih merupakan salah satu penyumbang revenue yang terbesar dari Field Cepu.

      “Bila pekerjaan TA lebih cepat tiga hari dari jadwal, itu akan mempercepat penyaluran gas ke konsumen yang berdampak pada pendapatan sebesar Rp 12,4 miliar. Dan tentunya kami bisa kembali menghasilkan revenue melalui gas sales," ujar Chalid.

      Ke depan, lanjut Chalid, perlu dilakukan inovasi yang bisa memudahkan perawatan tanpa harus shutdown produksi. Dengan demikian, produksi bisa terus jalan namun fasilitas tetap terawat dan andal.(ams)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more