Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Semen Gresik Raih Prestasi Internasional

Editor: samian
Sabtu, 11 November 2017
Ali Imron
MEMBANGGAKAN : Manajemen Semen Gresik bersyukur timnya mewakili Indonesia dan berhasil memboyong emas di ajang Internasional.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Menghadapi era globalisasi, Semen Gresik (SG) mampu membuktikan kompetensi sumber daya manusianya untuk bertandang di kancah internasional. Terbukti enam tim perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan prestasi, dan meraih penghargaan dalam hal melakukan inovasi.

"Kunci kemenangan kita adalah kematangan metodologi yang diterapkan,’’ ujar Kabiro Manajemen Inovasi Semen Indonesia, Tony Gunawan, melalui pesan elektronik yang diterima suarabanyuurip.com, Sabtu (11/11/2017).

Mereka (6 tim) masing-masing pulang dengan memboyong medali emas. Diraih dari ajang kompetisi inovasi internasional, yaitu Asia Pacific Quality Conference (APQC) lolos 5 tim. Selain itu, 1 tim menjadi pemenang di International Convention on Quality Control Circles (ICQCC).

Kedua event tersebut bersamaan diselenggarakan di Manila, Filipina pada Oktober 2017 kemarin. Tim Semen Gresik mengungguli tim-tim dari negara lain.

Tony menjelaskan, di ajang ini Indonesia mengirimkan 33 tim. Terdiri dari 13 tim di kompetisi APQC. Sisanya di perebutkan ajang ICQCC. Jumlah total peserta dalam kedua event tersebut adalah 372 tim.

India memberangkatkan sebanyak 138 tim, Jepang 33 tim, Korsel 42 tim, China 44 tim, tuan rumah Filipina sendiri terdapat 27 tim, Malaysia 36 tim, yang lainnya dari Sri Lanka, Taiwan, Singapura, Thailand, serta Mauritius. Mereka beradu kreatifitas di bidang inovasi.

Pada ICQCC, tim dari Semen Gresik, SS-Flash memenangkan medali emas dengan menampilkan inovasinya berjudul ‘’Mengurangi Frekuensi Gangguan dan Durasi Downtime pada Burner System 492VT5 Pabrik Tuban 2’’.

Sedangkan di ajang APQC, tim GKM-The Sulfur Trap bertajuk & quot; Mengurangi Frekuensi dan Durasi Gangguan Low Suction Pressure pada gas Analyzer 441AN2 Pabrik Tuban 1 Sebesar 100 Persen selama 5 bulan.

Berikutnya tim TMM Seven Up yakni menyajikan upaya Peningkatan Kapasitas 547RM01 dari 178 TPH ke 220 TPH sebagai Upaya Pemenuhan Kapasitas Produksi Semen Pabrik Tuban 4.

Masih terdapat 2 Tim lainnya, yaitu tim Eco Zak, yakni berupa inovasi Implementasi Kantong Semen 75 gsm-2 ply sebagai Wujud Efisiensi dan Solusi Kelangkaan Pasokan Kraft. Tim 5R Merapi Plus yang Meningkatkan Produktifitas Kerja dan Kebersihan Lingkungan Kerja melalui Penerapan Budaya 5R di Seksi Packer dan Pelabuhan serta tim Bullwhip Effect atau Semen Indonesia Managed Inventory Sysem-SI MANIS.

Dirut PT Semen Gresik, Gatot Kustyadji, mengatakan, prestasi itu harus disyukuri. Sebagai masyarakat industri, wujud syukur itu adalah bagaimana apa yang telah didapatkan harus diamalkan. Kesuksesan harus dibagikan agar yang baik, bisa menjadi teladan dan memotivasi rekan yang lain untuk lebih bersemangat.

"Atas nama manajemen mengucapkan terima kasih terhadap pencapaian luar biasa," jelasnya.

Gatot mengajak semua pihak harus melakukan transfer ilmu dan pengetahuan pada generasi berikutnya. Ketrampilan harus ditularkan ke karyawan yang lain, agar terus terjaga kesinambungan, ketrampilan, dan kemampuan.

Jika pada saat para karyawan jawara ini naik jabatan atau mutasi ke bidang lain, masih ada yang melanjutkan inovasinya. Regenerasi ini penting agar kemampuan itu tetap terjaga.

Para karyawan yang sudah pernah berkompetisi di luar negeri, diharapkan untuk membentuk semacam forum atau kelompok yang bertemu secara berkala. Pertemuan itu diisi dengan diskusi-diskusi, dan tukar pengalaman untuk terus menjaga ketrampilan dan kemampuan berkompetisinya.

‘’Semoga prestasi ini memotivasi yang lain untuk membuat prestasi,’’ tandasnya. (Aim)

Dibaca : 155x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan