Minggu, 18 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Sementara Peminat Dirut PT ADS dari Luar Bojonegoro

Editor: nugroho
Rabu, 13 Februari 2019
dok/sbu
Kepala Bagian Perekonomian Bojonegoro, Rahmat Djunaidi.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, baru akan membuka pengisian Direktur Utama (Dirut) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), pada Maret 2019. Namun sudah ada empat orang dari luar daerah yang menyatakan minatnya untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

PT ADS adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, yang pengelola penyertaam modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu. Jabatan dirut ini sudah kosong sejak 31 Oktober 2018 lalu.

Kepala Bagian Perekonomian Bojonegoro, Rahmat Djunaidi menyampaikan, saat ini sudah ada tiga sampai empat orang dari luar Bojonegoro yang berminat untuk mendaftarkan diri mengikuti seleksi pengisian Dirut PT ADS.

"Iya, ini yang minat dan mengajukan diri ada tiga sampai empat orang dari luar Bojonegoro semua," ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (13/2/2019).

Hanya saja Rahmat tidak mau menyebutkan identitas orang tersebut. Dia hanya menyebutkan mereka memiliki latar belakang di industri migas.

"Mereka memiliki pengalaman di perminyakan," ucapnya.

Ditegaskan, hingga sekarang ini tidak ada kandidat khusus tunjukan Pemkab Bojonegoro untuk menggantikan posisi Ganesha Askari, yang habis masa jabatannya pada 31 Oktober 2018 silam. Semua dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Semuanya bisa mendaftar kok, silahkan saja asal sesuai ketentuan," imbuhnya. 

Dijelaskan, syarat utama untuk menjadi direktur PT ADS harus profesional, mumpuni di bidang keuangan dan  kompeten di bidang migas. Sehingga, kedepan bisa mengelola perusahaan dengan baik. 

"Syarat utamanya memang itu," tukasnya. 

Sementara itu, Ketua LSM Angling Dharma, M Nasir, meminta agar Pemkab Bojonegoro dalam pengisian direksi BUMD dilakukan secara transparan mulai dari awal proses hingga ditunjuknya Direktur baru. Karena, PT ADS ini mengelola PI Blok Cepu yang nilainya triliunan rupiah. 

"Publik harus mengawalnya. Jangan sampai pengisian ini bernuansa politik apalagi ada intervensi dari pihak tertentu terutama bupati," sambung Nasir, sapaan akrabnya, dikonfirmasi terpisah. 

Jika perlu, saran nasir, harus melibatkan tim independen dalam proses perekrutan Direktur ADS. Mulai dari media, LSM, perwakilan masyarakat, Kepolisian, dan Kejaksaan.

"Sehingga, tidak ada penyimpangan dalam proses perekrutannya nanti," pungkasnya. (rien)

Dibaca : 735x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan