Selasa, 25 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Serunya Berwisata di Agropolitan Belimbing Tasikmadu Tuban

Editor: samian
Sabtu, 14 April 2018
Ali Imron
RESMI DIBUKA : Kawasan Agropolitan Belimbing Tasikmadu Tuban siap menyambut wisatawan.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Tak afdhol rasanya jika berkunjung ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur, belum berwisata  di Agropolitan Kebun Belimbing di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang. Kebun seluas 69 hektar yang baru saja diresmikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban, Murtadji pada Jumat (13/4) kemarin, yang menyediakan buah segar langsung petik dan aneka olahan jus dan kripik belimbing.

Sehingga membuat keseruan tersendiri bagi wisatawan yang sedang berwisata di Agropolitan Kebun Belimbing dalam menikmati liburannya bersama keluarga.

"Belimbing Tasikmadu termasuk varietas unggul dan sudah memiliki nama di tingkat nasional," ujar Kadis DPKP Tuban, Murtadji, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (14/4/2018).

Buah yang rasanya semanis madu ini, pernah dibawa dalam pameran buah di Kalimantan Barat. Begitu pameran dibuka, belimbing termanis di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) langsung habis diserbu pengunjung.

Bagi yang masih penasaran, budidaya Belimbing Tasikmadu menempati lahan seluas 69 ha. Pohonnya dapat diatur waktu tanam dan panennya. Panen bisa terjadi setiap tiga hingga empat bulan sekali.

Lebih dari itu, setiap pohon mampu dipetik buahnya hingga 30 kilogram. Kurang lebih tiap tahun dapat dipanen 1,5 kwintal buah belimbing per pohon. Sedangkan setiap hektar  terdapat kurang lebih 300 pohon.

"Di kawasan sentra belimbing ini juga akan dibangun sarana prasarana penunjang diantaranya, dilakukan  pengerasan jalan, tersedianya kios, dan pendapa untuk menerima tamu pengunjung," terang mantan Camat Bancar ini.

Pria berkacamata bening ini, juga akan memperluas lahan perkebunan hingga ke wilayah Desa Tegalbang, dan Desa Sumurgung, Kecamatan Palang yang menjadi jalur pipa distribusi minyak dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu menuju FSO Gagak Rimang di Utara Palang. Sinergi dengan intansi lain, seperti Disparbudpora dan Diskoperindag Kabupaten Tuban akan dilakukan untuk memaksimalkan pengembangan kawasan agropolitan tersebut.

Melalui cara itu, Murtadji yakin kawasan ini akan semakin dikenal. Sekaligus wisatawan dapat merasakan buah belimbing Tasikmadu dalam berbagai jenis olahan.

"Kawasan agropolitan ini juga harus dapat bersaing dengan objek wisata lain  terutama di luar wilayah Kabupaten Tuban," harapnya.

Camat Palang, Rochmad, menambahkan, kawasan agropolitan wujud dari kerjasama antara Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lintang Tresno bersama pemerintah desa dan kecamatan. Tujuan dikembangkannya agropolitan ini adalah sebagai lokasi wisata dan edukasi.

"Dengan adanya kawasan agropolitan ini semoga kesejahteraan masyarakat turut meningkat," sergahnya.

Kepala Desa Tasikmadu, Puji Prajoko, menjelaskan, untuk mendukung kawasam wisata ini, pihak desa telah mengalokasikan Dana Desa Rp172 juta untuk paving blok parkir dengan volume 852 meter persegi. Dalam pengerjaannya melibatkan 25-30 warga miskin, yang dialokasikan upah sebesar Rp53 juta.

Selain itu, DD juga dioptimalkan untuk membangun drainase sepanjang 190 meter dengan anggaran Rp77 juta. Dimana Rp35 juta dialokasikan untuk upah pekerja lokal. (Aim)

Dibaca : 869x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan