Shasa : Saya Akan Profesional, Meski Papa Wakil Bupati

Pembalap Nasional Jadi Anggota DPRD Bojonegoro

Jum'at, 23 Agustus 2019, Dibaca : 22939 x Editor : nugroho

ririn wedia
Natasha Devianti (Shasa) bersama ayahnya, Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto usai pelantikan Calon Anggota DPRD terpilih.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Natasha Devianti (25), telah resmi menjadi anggota DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, periode 2019-2024. Anak Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, itu berjanji tetap kritis sebagai bentuk profesional dalam mengemban amanat rakyat.

Shasa, sapaan akrabnya, akan mengawal pembangunan Bojonegoro, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan. Pembalap nasional itu melihat kondisi infrastruktur pendidikan di Bumi Angling Dharma-sebutan lain Bojnegoro-belum sesuai harapan rakyat. Masih banyak gedung sekolah rusak, dan butuh perbaikan. 

Baca Lainnya :

    Padahal Bojonegoro sebagai daerah penghasil migas memiliki APBD sangat besar. Tahun ini ditargetkan mencapai Rp7 triliun. 

    Namun milimpahnya sumber daya alam (SDA) ini, lanjut Shasa, belum diimbangi dengan peningkatan mutu pendidikan Bojonegoro.

    Baca Lainnya :

      "Ini menjadi perhatian saya kedepan," tegas lulusan Fakultas Ilmu Politik Unair 2017 itu, usai pelantikan Calon Anggota DPRD Bojonegoro terpilih, Rabu (21/8/2019).

      Politisi PDI-P yang meraih 5.454 suara dari daerah pemilihan I (Bojonegoro, Dander, Trucuk, dan Kapas), itu akan menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat dengan pofesional. Salah satunya melakukan pengawasan pembangunan yang dilakukan eksekutif, agar pendapatan yang diterima Bojonegoro dari bagi hasil migas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

      "Meskipun papa Wakil Bupati, saya akan profesional bekerja," tandas wanita yang mengaku tidak ingin meninggalkan hobinya sebagai pembalap.

      Ayah Shasa, Budi Irawanto mengaku bangga atas karir politik yang diraih anak keduanya. Wakil Bupati Bojonegoro itu juga menyadari jika buah hatinya sekarang ini telah duduk di legislatif, dan menjadi mitra pemkab. 

      "Kami akan bekerja sesuai tupoksi. Kalau memang eksekutif harus dikritisi ya tidak apa-apa. Tidak ada intervensi, meski kami ada hubungan darah," pungkasnya. (rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more