Minggu, 18 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Siapkan Perda Industri Migas Berbasis Kawasan

Editor: nugroho
Jum'at, 18 Mei 2012
rien
Tergerus: Lahan pertanian di Bojonegoro banyak tergerus kegiatan industri migas.

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Untuk mendukung industrialisasi migas di wilayah Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDRTK) untuk wilayah migas berbasis kawasan. Payung hukum tersebut sudah masuk prolega DPRD Bojonegoro.

Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Bojonegoro, Sigit Kusharianto mengatakan, Raperda RDTRK ini didorong menjadi Perda karena Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bojonegoro telah turun dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“Sehingga perlu adanya aturan yang lebih detail untuk mengatur tata ruang di masing-masing kecamatan sesuai dengan fungsinya,” ungkap Sigit saat dihubungi www.SuaraBanyuurip.com melalui telephone selular, Jum’at (18/5).

Dijelaskan, adanya raperda Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDRTK) ini bertujuan untuk menata lebih jelas lagi mengenai adanya pembagian wilayah untuk industri migas atau yang lainnya. Sigit juga menegaskan, bila isi raperda RDTRK industrialisasi migas berbasis kawasan itu tidak melanggar aturan di atasnya.

“Semisal tata cara penyususan RTRW kabupaten/kota berdasarkan UU No.26/2007 tentang Penataan Ruang,” ungkap politisi Golkar asal Desa Ngraseh, Kecamatan Dander ini.

Dia juga menekankan, agar operator dan kontraktor Migas dalam pembayaran pajak sesuai nilai jual obbjek pajak (NJOP) harus menerapkan aturan yang ada di Perda PBB Pedesaan dan Perkotaan. Sehingga nantinya jika industrialisasi migas tersebut berada di tengah kawasan sawah penduduk maka akan jelas kemana harus membayar pajak bangunannya.

“ Jadi jika pengusaha membangun pabrik di lahan pertanian maka harus lebih dulu mengurus NJOPnya menjadi NJOP Industri, bukan NJOP pertanian. Karena itu akan merugikan petani,” papar mantan Kepala Desa Ngraseh ini.

Ditambahkan, dengan adanya Perda PBB Pedesaan dan Perkotaan ini bisa memberikan perlindungan kepada para petani yang lahan pertaniannya berdekatan dengan industri migas. Selain itu juga untuk memetakan dan menentukan lahan mana yang boleh untuk industri tanpa mengurangi lahan pertanian

“Dengan begitu hak-hak petani terlindungi dari para pemodal,” pungkas Sigit.

Dibaca : 2067x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Senin, 18 Juni 2012 15:45
PT INFICO PRATAMA // RADEN SALEH SQUARE B/09 // 085285388899 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Selamat & Sukses >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>> www.netwayindonesia.com - agung@netwayindonesia.com >>>>>>> >>>>>> www.rendezscaffolding.com - agung@rendezscaffolding.com >>>>>> >>>>>>>>> www.snagerladder.com - agung@snagerladder.com >>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Agung Netway Indonesia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan