Sinergi PEPC - Polsek Gayam Kawal Mobilisasi Peralatan Proyek Gas JTB

Rabu, 10 Juli 2019, Dibaca : 584 x Editor : nugroho

Ist
MOBILISASI : Truk trailer beriring-iringan mengangkut peralatan pemboran Gas JTB di Desa Bandungrejo.


SuaraBanyuurip.com - Aktivitas Proyek Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami peningkatan. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini sedang melakukan persiapan pemboran atau drilling.

Pemboran dilaksanakan oleh Pertamina Drilling Services Indonesia atau PDSI yang merupakan anak perusahaan Pertamina (Persero). Sekarang ini mobilisasi atau kegiatan perpindahan peralatan sedang berlangsung mulai tanggal 4 sampai 15 Juli 2019. Mobilisasi peralatan menggunakan pengangkutan dengan armada truk trailer.

Truk trailer yang melintas diperkirakan sehari-harinya dapat mencapai sekitar belasan. Berangkat dari Kabupaten Blora mulai pukul 15.00 WIB, dan diperkirakan memasuki lokasi kerja sekitar jam 22.00 s/d 03.00 WIB. Waktu mobilisasi merupakan hasil koordinasi dengan Polsek Gayam. 

Baca Lainnya :

    Kapolsek Gayam, AKP Harjo mengatakan, jika pihaknya siap melakukan pengawalan dan pengamanan proyek Unitisasi Lapangan Gas JTB yang merupakan proyek strategis nasional ini.

    "Kami telah berkoordinasi dengan pihak PEPC, PDSI maupun Kepala Desa dari beberapa desa yang menjadi akses dari kegiatan pengeboran Proyek JTB ini," ujarnya.

    Baca Lainnya :

      Mobilisasi ini melintasi jalan poros Kecamatan Kalitidu - Gayam. Desa yang dilewati yakni Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu. Kemudian, Desa Katur, Ringintunggal, Gayam, dan Mojodelik, semuanya masuk Kecamatan Gayam. 

      Sementara itu, Manager Drilling Operation PEPC, Dhanar Eko Prasetyo menambahkan, kegiatan mobilisasi peralatan yang dibutuhkan untuk pengeboran Proyek JTB ini akan melibatkan sekitar 15-20 kendaraan. Kendaraan besar tersebut akan mengangkut peralatan seperti crane, wheel loader dan lain sebagainya yang dibutuhkan dalam persiapan drilling Proyek JTB ini. 

      JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Kunadi meminta kepada para pengemudi diberikan safety briefing agar patuh aturan lalulintas dan berperilaku menjaga keselamatan sebelum melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya mengantar peralatan pengeboran dan asesorisnya ke lokasi Proyek JTB. Juga menghimbau kepada masyarakat sekitar jalan akses untuk tetap menomorsatukan perilaku menjaga keselamatan ketika kendaraan-kendaraan ini melintas.

      “Saat ini kami juga menggunakan fasilitas akses jalan layang Lapangan Banyu Urip untuk kendaraan pengangkut peralatan dan perlengkapan pengeboran JTB agar tidak terjadi kemacetan yang berarti," ujarnya melalui siaran pers yang dikirim kepada suarabanyuurip.com, Rabu (10/7/2019). 

      Proyek JTB sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional yang diharapkan dapat on-stream pada bulan Juli tahun 2021 dengan target sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC menerapkan standar keselamatan tinggi dan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.(rilis Pertamina EP Cepu)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more