Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Sisakan Gaji Proyek Untuk Budidaya Kambing

Editor: nugraha
Sabtu, 18 April 2015
SuaraBanyuurip.com/Samian
PROSPEK : Suntoyib menunjukkan usaha penggemukan kambing yang digeluti di sela-sela bekerja di proyek.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Warga sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur selain bertani dan bekerja di proyek juga memilih beternak kambing. Hal itu dilakukan sebagai tambahan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya dilakukan Suntoyib, Warga Dusun, Temlokorejo, Desa Gayam. Dia mengatakan, selain berkerja sebagai petani dan proyek Banyuurip, juga melakukan bisinis ternak kambing dengan sistim penggemukan. Bisnis itu dia lakukan sekitar 8 bulan lalu.

"Lumayan buat tambahan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga," kata Suntoyib kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (18/4/2015).

Pria yang bekerja sebagai sopir di proyek EPC-1 Banyuurip itu mengungkapkan, total kambing jantan yang digemukan saat ini sebanyak 13 ekor. Penjualan dilakukan tidak berpatokan lama waktu, melainkan pada berat kambing.

"Jualnya gak mesti, kadang sebulan kadang ya lebih. Intinya ada yang beli dan harganya cocok, ya saya jual," tutur Suntoyib.

Dia mengaku, modal untuk bisnis penggemukan kambing ini berasal dari sebagian gajinya sebagai sopir proyek. Dari hasil penjualan itu, sebagian untuk modal beli bibit dan keuntungannya untuk kebutuhan keluarga.

Suntoyib berencana mengembangkan usahanya itu. Namun sampai sekarang belum memiliki modal untuk membuat kandang yang lebih besar.

Jika rencana tersebut terwujud, dia optimis usahanya dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar yang saat ini mulai banyak yang diberhentikan karena semakin berkurangnya aktifitas proyek.

"Ya mudah-mudahan ada perhatian dari EMCL operator proyek Blok Cepu. Saya tidak harus minta bantuan berupa uang tetapi diberikan bantuan mesin alat pencacah rumput saja sudah terima kasih, Pak," imbuh warga yang berdomisili di RT/RW 39/08 tersebut.

Peternak lainnya, Zainuri mengaku, beberapa waktu lalu sudah berkoordinasi dengan Yayasan Bina Swadaya, mitra ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang menangani program pemberdayaan bidang peternakan di sekitar Lapangan Banyuurip.

" Tapi sampai saat ini belum ada tembusannya lagi. Ya mudah-mudahan ada tindaklanjut agar budidaya ternak kambing di sekitar Temlokorejo bisa lebih baik lagi," sambung Zainuri.(sam)

Dibaca : 1072x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan