Kamis, 18 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

SKK Migas : Lapter Ngloram Belum Jadi Prioritas

Editor: nugroho
Kamis, 02 Mei 2013

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segara mengaktifkan kembali Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah,  bakal kandas. Sebab Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai pembangunan lapter masih belum terlalu mendesak diperlukan untuk menunjang kegiatan puncak produksi Blok Cepu.

"Sejauh ini belum menjadi prioritas," ungkap Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan Biantoro kepada Suarabanyuurip.com

Padahal, sebelumnya Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno, telah mengeluarkan surat resmi untuk mengoptimalkan kembali lapter Ngloram. Surat tersebut ditujukan kepada Direktur Utama PT Pertamina dan kepala di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas).

Alasan Kementerian ESDM, pengaktifan Lapter Ngloram itu untuk mendukung percepatan produksi migas Blok Cepu serta tugas pokok dan fungsi pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) Migas Cepu untuk dikembangkan menjadi Centre of Excellent Industrial Training bidang migas.

Elan mengakui, persoalan lapter sempat menjadi keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Pertimbangannya, sebelumnya Blora telah memiliki lapter Ngloram di Kecamatan Cepu yang saat ini tidak aktif.

Namun disisi lain, lanjut Ellan, ExxonMobil berkeinginan agar disediakan lapter untuk kegiatan penunjang produksi puncak Blok Cepu. Akan tetapi keberadaan Bandara Juanda, Surabaya dinilai masih strategis tempatnya.

"Dari Bojonegoro ke Surabaya kan tidak terlalu jauh, paling hanya dua sampai tiga jam saja," imbuh mantan anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) ini.

Ellan menegaskan jika sejauh ini belum ada perintah dari kementerian terkait tentang pembangunan maupun pengaktifan lapter untuk penunjang industri migas di Blok Cepu. (roz)

 

Dibaca : 797x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Kamis, 02 Mei 2013 17:42
Woooo pie tow lapter kok gak penting, kalo dibuat di cepu gak penting, tapi kalo dibuat di bojonegoro, wajib. Minyak'e akeh bojonegoro tapi kok di gae nang cepu, wis gak iso, pokok'e wani geger ree........!!!
Jumanto
Kamis, 02 Mei 2013 00:23
gak penting lapter iku gawe opo... buak duet ae.... sing penting mcl lho kon ndang pruduksi 165 rb bph.. godak pora.. nak ra iso ganti prtamina ae wong bjn n blora wes ngenteni dbh.... minyak untuk rakyat merdekaaaaa
andrian
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan