Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Soal Tukar Guling TKD Lapangan Gayam

SKK Migas Bantah Pernyataan Pejabat MCL

Editor: nugroho
Selasa, 19 Februari 2013
ririn w
Kepala Lembaga Hubungan Masyarakat SKK Migas, Ellan Biantoro

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro – Pernyataan Deputy Development Manager Mobil Cepu Limited (MCL), Elviera Putri, tentang belum kelarnya tukar guling tanah kas desa (TKD) Lapangan Sepak Bola Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, karena adanya pergantian anggota di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ditanggapi pejabat SKK Migas. Lembaga baru sebagai ganti BP. Migas itu menegaskan, molornya penyelesaian TKD Lapangan Gayam tersebut tidak ada kaitannya dengan perombakan anggota di SKK Migas.

“Tidak ada hubungannya sama sekali. Urusannya kan dengan Pemerintah Desa. Berdasarkan pertemuan kami dengan Bupati Bojonegoro, Suyoto beberapa waktu lalu sepakat bahwa dalam mencari tanah pengganti akan dibantu dengan BUMD,” tegas Kepala Lembaga Hubungan Masyarakat SKK Migas, Ellan Biantoro kepada www.suarabanyuurip.com, Selasa (19/2/2013).

Elan mengungkapkan, dalam proses TKD tersebut ada surat yang harus dilayangkan oleh Kepala Desa Gayam dan ditandatangani oleh Kepala Perwakilan SKK Migas. Namun karena jabatan yang sekarang diambil alih oleh new person yaitu Agus Kurnia belum bisa dilakukan sebelum ada pelantikan.

“Tapi itu kan aspek legal saja dengan adanya pembentukan anggota SKK Migas yang baru, dari segi administratif saja yang terganggu. Baru senin sore kemarin, surat tersebut saya handle dan sudah saya tandatangani,” ungkap Ellan.

Dia mengakui, prosedur TKD Lapangan Sepak Bola memang panjang. Akan tetapi SKK Migas tidak memiliki kewenangan atau campur tangan dalam pelaksanaannya. Karena SKK Migas hanyalah regulator, sedangkan operatornya adalah MCL.

“Yang mengeksekusi ya MCL. Tugas merekalah untuk mencari pengganti tanah kas desa,” tandas Ellan.

Karena itu, Ellan meminta, MCL bisa memberikan rasa nyaman kepada warga disekitar operasinya sehingga tidak ada rasa gundah gulana karena masih ada satu ganjalan yaitu TKD Lapangan Sepak Bola ini. Sebab baik SKK Migas maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memiliki semangat kuat untuk rakyat yang terkena dampak tidak terdzalimi.

“Semua itu menjadi tanggung jawab kami agar masyarakat menjadi nyaman dan proyek tersebut harus memberikan dampak positif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Deputy Development Manager Mobil Cepu Limited (MCL), Elviera Putri, ketika dikonfirmasi mengenai tukar gulingTKD Lapangan Gayam, mengatakan, penyelesaian TKD tersebut masih belum terlaksana karena masih melalui proses yang panjang. Salah satunya pergantian anggota di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Di dalam tubuh SKK Migas saat ini sedang ada penggantian jabatan. Sehingga butuh waktu lama untuk menjelaskan dari awal mengenai TKD lapangan sepak bola ini. Jadi kita masih menunggu SKK Migas memahami terlebih dahulu, dan belum tahu sampai kapan,” kata Elviera kepada www.suarabanyuurip.com. (rien)

Dibaca : 1357x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan