Sabtu, 18 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Soal TKD Gayam, Desa Tunggu Pengajuan Pemohon

Editor: nugroho
Sabtu, 23 Mei 2015
dok/sbu
TKD GAYAM : Lapangan sepakbola Gayam termasuk TKD yang akan ditukar guling saat menjadi lokasi pendaratan Wapres, Jusuff Kalla.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemerintah Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga kini masih menunggu tindak lanjut penyelesaian Tukar Guling Tanah Kas Desa (TKD) seluas 13,2 hektar (Ha) yang digunakan untuk kepentingan pengembangan Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Kepala Desa Gayam, Winto, mengatakan, sesuai hasil musyawarah desa (musdes) ada 4 lokasi alternatif yang disiapkan sebagai lahan pengganti TKD. Empat lokasi itu di antaranya berada di selatan, utara dan barat Balai Desa Gayam, serta di Desa Katur.

"Intinya kami menunggu pengajuan dari pemohon, baik itu EMCL maupun SKK Migas," katanya kepada suarabanyuurip.com ditemui di rumahnya belum lama ini.

Winto berharap, agar pemohon segera memproses pengajuan tanah pengganti yang sudah disiapkan tersebut. Namun, hingga kini baik EMCL maupun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) belum ada koordinasi terkait itu.

"Secara tekhnik, semua calon lahan pengganti sudah dilakukan appraisal. Tapi hasilnya bagaimana kami tidak tahu," tukasnya.

Disinggung tentang harga untuk lahan pengganti, Winto menegaskan, Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam tidak mau tahu. Namun, sesuai hasil musdes ada beberapa persyaratan yang diajukan kepada pemohon di antaranya luas lahan pengganti harus 150 persen dari luas lahan sebelumnya serta spesifikasi lain.

"Saya lupa spesifikasi lain itu apa, kalau tidak salah salah satunya harus ada di pinggir jalan," imbuhnya.

Winto menyatakan, saat ini pemdes masih mendapatkan uang sewa TKD dari EMCL sejumlah Rp 1,2 miliar tiap tahun. "Di dalam kontrak nilai sewa itu akan bertambah sekian persen," ucapnya.

Dia mengakui uang sewa TKD dari EMCL sangat besar dan bermanfaat bagi keuangan desa. Namun sesuai regulasi harus tetap dilakukan tukar guling.

"Tidak bisa kan selamanya dilakukan dengan sistem sewa, jadi kami berharap TKD ini bisa segera terlaksana," pungkasnya.(rien)

Dibaca : 788x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan