Minggu, 26 Mei 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Spanduk Sindiran Sambut Kedatangan Rombongan Pejabat Blora dari Bali

Editor: nugroho
Senin, 04 Maret 2019
Ahmad Sampurno
KECEWA : Kelompok Intelktual Kota Blora Unjuk Wajah Ngowah Ngowoh pasang spanduk berisi sindiran kepada rombongan pejabat Pemkab

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kedatangan rombongan Pemkab Blora, Jawa Tengah, dari rapat koordinasi dan studi banding di Bali disambut spanduk berisi sindirian. Di sepanduk terdapat gambar kari katur dua pejabat pemkab sedang naik pesawat seperti sedang plesiran.

Spanduk tersebut terpasang di jembatan perempatan Grojogan Jalan Pemuda, Kecamatan Blora.  Di spanduk juga tertulis, Selamat Datang atas Kembali Pejabat Peserta Rakor dari Bali ke Blora. 

Di bagian bawah terdapat tulisan pihak pemasang, Kitabuwoh (Kelompok Intelktual Kota Blora Unjuk Wajah Ngowah Ngowoh). Spanduk tersebur dipasang pada Minggu (3/3/2019) sore. 

"Sengaja kami pasang untuk menyambut kedatangan rombongan Pemkab Blora," ujar Koordinator Kitabuwoh, Lilik Prayoga kepada suarabanyuurip.com, Senin (4/3/2019).

Pria yang juga Koordinator Aliansi Bocah Blora, itu menegaskan, pemasangan spanduk tersebut sebagai wujud kekcewaannya kepada Pemkab Blora. 

"Terlebih ini terkait anggaran yang digunakan," tandasnya.

Lilik menyayangkan rakor yang dilakukan Pemkab Blora di Bali. Utamanya dari asas efesiensi anggaran.

"Kenapa harus rakor di Bali ? Apa yang dihasilkan dari rapat itu, apakah bermanfaat bagi masyarakat Blora?" tanyanya.

Menurut dia, rakor tersebut bisa dilaksanakan di Blora dengan menyewa salah satu hotel di wilayah setempat.

"Bisa lebih efisien, dan hotel di Blora juga mendapat pendapatan. Apalagi pajak hotel itu nantinya kembali ke PAD," tuturnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan audiensi dengan Pemkab Blora terkait rakor tersebut. 

"Kami agendakan untuk audiensi dengan Sekda," pungkasnya. 

Rakor di Bali ini sebelumnya mendapat sorotan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) karena dinilai menghambur-hamburkan anggaran. Sebab perjalanan dinas setiap pejabat menggunakan APBD.

Ada 61 pejabat yang ikut dalam rakor tersebut. Mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektorat Kabupaten, Dinas, Direktur RSUD, dan 16 Camar. Mereka melakukan rapat koordinasi di Hotel Aneka Lovina Villas & Spa, Jalan Kalibukbuk Lovina Beach Kabupaten Buleleng, Bali.

Rakor tersebut bersamaan dengan resepsi pernikahan anggota keluarga Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Made Sudiatmika, di kompleks yang sama yakni Banyualit Spa ‘n Resort Lovina Bali, jalan Laviana Kalibukbuk Lovina, Buleleng Bali. Para pejabat ini juga diundang menghadiri resepsi tersebut, pada Sabtu (2/3/2019).(ams)


Dibaca : 7136x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan