STAI Al Hikmah Tuban Gelar Yudisium Mahasiswa Angkatan V

Kamis, 01 Agustus 2019, Dibaca : 829 x Editor : samian

Ririn Wedia
FOTO BERSAMA : STAI Al Hikmah Tuban, saat menggelar Yudisium program S1 angkatan V untuk 138 mahasiswa dan mahasiswi.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hikmah Tuban, Jawa Timur, menyelenggarakan Yudisium (penentuan nilai) Sarjana Strata Satu (S1) angkatan V (5) untuk 138 mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyelesaikan studinya di salah satu hotel di Bojonegoro, Rabu (31/7/2019).

Ketua Panitia, Niswatin Nurul Hidayati SS MA, mengatakan, jika lulusan Al Hikmah bisa bekerja untuk masyarakat menyesuaikan bidangnya masing-masing sesuai ilmu yang telah diberikan. Selama ini, ilmu yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi berbasis pondok pesantren.

Baca Lainnya :

    "Jadi yang kuliah disini, harus mentaati aturan kampus salah satunya berpakaian rapi dan sesuai syariat," tukas wanita berparas manis.

    Dari 138 lulusan, kata Niswatin, terbagi menjadi empat program studi (Prodi), yakni 6 mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), 100 mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 18 mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) dan sisanya 14 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (ES).

    Baca Lainnya :

      "Untuk wisuda, akan kami laksanakan pada 29 September 2019 mendatang," tandasnya.

      Dosen asal Bangilan Tuban mengungkapkan, dalam proses perkuliahan semua mahasiswa diwajibkan bersongkok dan memakai jas almamater. Apabila tidak mengenakan, akan mendapatkan teguran karena STAI Al Hikmah berbasis pondok.

      "Dan semua mahasiswa rata-rata bisa mengaji kitab," tandasnya.

      Bu Niswatin panggilannya juga menuturkan, selain muatan lokal keaswajaan, materi lainnya seperti pada kampus umumnya termasuk usul fiqih dan lain-lain. Tetapi dilingkungan kampus sesuai syariat karena ada materi dilingkup pondok.

      Selama ini, banyak prestasi yang sudah diraih Mahasiswa diantaranya menjuarai lomba-lomba keagamaan seperti MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur'an), pidato, kaligrafi dan yang lainnya di Tuban.

      "Ada juga yang dikirim sampai ketingkat provinsi," tutur dosen lulusan magester Bahasa Inggris Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta itu.

      Pasca prosesi yudisium ini, seluruh mahasiwa-mahasiswi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sesuai prodi masing-masing. Setelah itu kampus menjadwalkan tanggal 29 Agustus 2019 nanti, akan dilakukan prosesi wisuda di kampus setempat.

      "Sejak berdiri tahun 2010, banyak mahasiswa selain Tuban dan Bojonegoro juga ada yang dari Kalimantan, Madura, Sulawesi dan Jakarta yang mayoritas NU sekaligus menetap di pondok pesantren," pungkasnya.(rien) 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more