Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Stroke Mulai Intai Kawula Muda

Editor: samian
Kamis, 26 November 2015
SuaraBanyuurip.com/Totok Martono
STROKE : Penyakit Stroke yang biasanya mengancam orang tua kini mulai mengintai kawula muda.

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan - Tak cuma mengancam kalangan orang tua. Kini Stroke dan Diabetes mulai banyak menginti kawula muda. Fakta tersebut sebgaimana diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Lamongan Moch. Chaidir Annas saat Seminar Kesehatan dengan tema “Fenomena Penyakit Diabetes Melitus dan Stroke” di Pendopo Lokatantra, Rabu (25/11/2015) kemarin.

Dia menyampaikan, bahwa ada kecenderungan penyakit stroke sekarang banyak ditemukan saat usia 35 tahun, bahkan untuk diabetes ditemukan pada usia lebih muda lagi.

“Seringkali stroke ditemukan saat usia 35 tahun bahkan untuk diabetes ditemukan pada usia lebih muda lagi. Kedua penyakit tersebut akan menimbulkan banyak masalah seperti komplikasi dan kecacatan. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan sejak dini,” ungkap Chaidir Annas.

Sementara Sekkab, Yuhronur Efendi, menyebutkan, bahwa Diabetes dan stroke merupakan fenomena yang luar biasa.

“Kedua penyakit ini merupakan fenomena yang luar biasa. Di Indonesia saja terdapat kurang lebih 9,1 juta jiwa yang menderita Diabetes," katanya.

"Jumlah tersebut menduduki peringkat ke 5 jumlah penduduk dengan penderita diabetes terbanyak di dunia,“ ungkap dia.

Sedangkan untuk penderita stroke semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir tahun 2012, lanjut dia, sebuah lembaga mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke.

"Dengan angka 12.500 orang meninggal dan sisanya mengalami cacat, baik ringan ataupun berat”, jelas Yuhronur Efendi.

Dia berharap agar seminar tersebut dapat memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan tentang Diabetes dan Dtroke kepada anggota KORPRI Lamongan yang sedang memperingati HUT yang ke-44 dan pada masyarakat umum sehingga dapat melakukan pencegahan atau langkah preventif terhadap kedua penyakit tersebut.

Seminar tersebut diikuti oleh kurang lebih 350 peserta dari unsur Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD), anggota KORPRI Kecamatan, Camat dan Kepala UPT, Perwakilan SMP, SMA, dan SMK, Kemenag dan Lembaga Pemasyarakatan.

Dengan mendatangkan narasumber Prof. dr.Budi Warsono SpPD, KHOM, Pall Med (ECU), yakni Guru Besar Penyakit Dalam Universitas Airlangga dan dr.Asra Al Fauzi Sp. BS yakni Ahli Bedah Saraf Universitas Airlangga.(tok)

Dibaca : 750x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan