Minggu, 17 Februari 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Sugeng Bahagijo Akan Dorong 5% APBD untuk Pelatihan Vokasi

Editor: nugroho
Selasa, 22 Januari 2019
dok/sbu
Sugeng Bahagijo, Caleg PKB DPR RI Dapil IX.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Industri migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal. Angka pengangguran di Bumi Angling Dharma-sebutan lain Bojonegoro- setiap tahunnya masih tinggi.

Data di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro, jumlah pengangguran terbuka tahun 2016 sebanyak 23.320. Juamlah itu meningkat di tahun 2017 sebanyak 24.260, dan sebanyak 23.895 di tahun 2018.

Tokoh Pemuda Desa/Kecamatan Purwosari, Novi Tustrikara, mengaku selama ini pemuda di desanya belum ada yang mendapatkan atau mengikuti pelatihan dari Pemkab Bojonegoro.  Akibatnya, para pemuda cenderung menjadi pekerja dan jarang yang berwirausaha. 

"Inilah yang menyumbang angka pengangguran karena kebutuhan lapangan pekerjaan belum sesuai dengan skill atau kemampuan yang ada," ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (22/1/2019).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada solusi untuk mengurangi pengangguran. Padahal Desa Purwosari merupakan desa penyangga Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, dan Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (J-TB). Sehingga memiliki peluang untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

"Namun untuk terlibat di situ diperlukan keahlihan di bidang perminyakan. Sehingga pelatihan sertifikasi sangat dibutuhkan pemuda di sini," tutur anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Purwosari ini. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro, Agus Supriyanto menjelaskan selama ini pemerintah kabupaten telah menyediakan berbagai macam pelatihan yang anggarannnya bersumber baik dari APBD, APBD Provinsi maupun APBN. 

Untuk APBD kabupaten, lanjut Agus, tahun 2019 ini ada 25 jenis pelatihan. APBD Provinsi 8 kegiatan, dan dari APBN ada 17 kegiatan. Setiap jenis pelatihan rata-rata akan diikuti 25 sampai 50 peserta. 

"Tidak ada yang khusus. Jenis pelatihan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan CSR perusahaan," ujar mantan Kepala Inspektorat Bojonegoro itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto menilai, selama ini pelatihan yang diberikan oleh Pemkab Bojonegoro baik dulu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial maupun sekarang dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. 

"Saya menilai, semua pelatihan dari Pemkab itu belum maksimal," tegasnya. 

Menurutnya, selama ini anggaran yang disediakan untuk pelatihan tidak ada 5 persen dari APBD. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan agar Pemkab menggandeng mitra untuk memberikan pelatihan. 

"Seharusnya Pemkab memberikan pelatihan yang sesuai kebutuhan masyarakat sekarang ini, dan berkesinambungan," tegas politi Partai Demokrat itu. 

Menanggapi hal itu, Calon Lesgislatif DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sugeng Bahagijo, mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi persolan pengangguran. Di level Kabupaten dan Kota, pihaknya akan mendorong pergeseraan kebijakan dan pelayanan ketenagakerjaan menjadi prioritas utama.

Yakni melalui beberapa langkah diantaranya, memperbaiki atau realokasi anggaran APBD sedikitnya 5 persen untuk perluasan pelatihan vokasi dan pemagangan. Serta pelyaanan angkatan kerja dan pencari kerja.

"Dengan APBD Bojonegoro yang mencapai 4 triliun rupiah, saya rasa sangat mampu untuk melakukan itu. Kedepan inilah yang akan kita dorong," tegas Sugeng, panggilan akrabnya.

Menurut Calon Legislatif DPR RI Daerah Pilihan (Dapil) IX Bojonegoro-Tuban itu, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam investasi angkatan kerja. Yaitu jaminan sosial tenaga kerja, meningkatkan keterampilan kerja melalui pelatihan dan sertifikasi, serta mengembangkan keterampilan itu sendiri.

"Dengan mengurangi pengangguran, sama saja dengan mengurangi kemiskinan,"  pungkas Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) jurusan Filsafat ini.(rien)


Dibaca : 306x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>