Senin, 19 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Tahun Ajaran Baru Barengi Kenaikan Harga

Editor: nugroho
Kamis, 12 Juli 2012
Edy Purnomo
PEDAGANG SEMBAKO : Salah satu kegiatan pedagang di pasar tradisional Tuban, disaat harga Sembako merangkak naik.

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban - Meskipun persediaan Sembako dipastikan aman oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban, namun harga-harga Sembako merangkak naik menjelang momen Ramadhan 1433. Kenyataan pahit ini makin dikeluhkan para orangtua siswa setelah menghadapi tahun ajaran baru.

Kondisi ini mulai dikeluhkan oleh pembeli khususnya ibu rumah tangga. Mereka yang biasanya bisa menyisihkan uang sebagai tabungan untuk pendidikan, hanya bisa pasrah saat harga tidak lagi bisa diajak untuk berkompromi.

“Harga sembako naik, bersamaan dengan kebutuhan alat sekolah menjelang tahun ajaran baru,” ungkap Suti (35), warga Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Kamis (12/72012).

Di samping itu, anak Suti telah mulai masuk salah satu SMP Negeri dan membutuhkan uang saku yang lebih dari pada jenjang sekolah sebelumnya. Karena, tak hanya untuk jajan tapi juga memerlukan biaya tambahan, untuk menumpangi angkutan ke pusat kota dimana anaknya bersekolah saat ini.

Menghadapi himpitan ekonomi itu, Suti mulai memikirkan untuk menggadai beberapa perhiasan yang dia punya. Semuanya demi mencukupi kebutuhan sekolah anak dan biaya makan sehai-hari, sambil menunggu harga kembali normal dan seimbang dengan pendapatan suaminya sebagai kuli bangunan.

Di pasar, sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, gula, telor, daging ayam dan cabe yang tersedia di pasar tradisional, mulai mengalami kenaikan bervariasi. Mesti telah diduga sebelumnya, namun kenaikan harga Sembako itu cukup mengguncang perekonomian rumah tangganya.

Di Pasar Baru (Pasar kota), beras yang beberapa waktu lalu belum mengalami kenaikan, kini mulai naik dengan harga awal kisaran Rp 7.000/kg kini mencapai harga Rp 8.000/kg. Sedangkan bahan lain lebih variatif, seperti gula yang mengalami kenaikan harga dari Rp  11.000/kg menjadi Rp 12.000/kg.

Selain itu, beberapa bahan yang mengalami lonjakan yang cukup tinggi, diantaranya, telur dengan harga awal Rp 13.500/kg sekarang naik menjadi Rp 17.000/kg, cabe merah keriting harga awal Rp 17.000/kg naik menjadi Rp 22.000/kg. Untuk ayam potong, yang sebelumnya Rp 22.000/kg kini naik menjadi Rp 27.000/kg.

Seperti beberapa tahun sebelumnya, diperkirakan harga sembako akan terus mengalami kenaikan, seiring dengan momen bulan Suci Ramadhan. Karena, dipicu meningkatnya kebutuhan konsumen. (tg)

 

 

Dibaca : 1176x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan