Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Turunnya BBM

Editor: samian
Kamis, 24 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Totok Martono
BBM TURUN : Menjelang akan diturunkannya harga BBM, tidak ada persiapan kudus bagi SPBU di Lamongan.

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur tidak melakukan persiapan khusus menyambut rencana pemerintah akan menurunkan harga premium dan solar.

"Tidak ada persiapan khusus karena sebagai pihak penyalur, SPBU hanya mengikuti pemerintah," kata operator SPBU Lamongan Sugeng.

Terpisah, Pengawas SPBU Babat, Ridwan, mengaku sudah mendengar kabar bakal turunnya harga dua komoditi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi itu.

"Kami hanya menunggu pemberitahuan resmi dari Menteri ESDM akan turunnya premium dan solar," ungkapnya.

Biasanya untuk turunnya harga BBM bersubsidi pemerintah akan mengumumkan 3-5 hari sebelum hari H pelaksanaan. Dengan tujuan, agar pihak SPBU dapat menghabiskan stok lama sebelum mengajukan DO baru dengan harga baru.

"Mekanisme ini untuk mencegah agar pihak SPBU tidak sampai mengalami rugi besar karena stok lama dijual saat harga BBM turun," paparnya.

Berbeda dengan saat BBM hendak naik, pemerintah tidak memberikan jeda dan memberlakukan langsung kenaikan harga BBM.

"Begitu diumumkan kenaikan harga BBM beberapa jam kemudian langsung diberlakukan. Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan BBM," jelasnya lagi.

Pengawas SPBU Banaran, Sukardi, menambahkan, untuk turun dan naiknya harga BBM bersubsidi pihak SPBU selalu menunggu keputusan rsmi pemerintah. Berbeda dengan Bahan Bakar Khusus (BBK) seperti Pertamax,Pertamax plus, dan Pertamina DEX pemberitahuan cukup melalui e-mail.

"Karena naik turunnya harga BBK bisa 2-3 kali dalam sebulan. Naik turunnya harga juga tidak terlalu signifikan," urainya.

Sekedar diketahui pemerintah akan segera mengumumkan penurunan harga jual premium dan solar. Harga premium saat ini Rp7400 perliter akan turun Rp200-Rp300 perliter sedang solar dengan harga Rp6700 perliter akan turun dikisaran Rp500 perliter.(tok)

Dibaca : 231x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan