Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Tak Sabar Ingin Nikmati Proyek EPC Blok Cepu

Editor: admin
Minggu, 10 Juli 2011
Win
Sumur Jambaran

SuaraBanyuurip.com - Abdul S

Proyek puncak produksi Blok Cepu tinggal selangkah lagi. Masyarakat sudah tidak sabar ingin menikmati berkah  proyek EPC.

Warga sekitar lokasi sumur minyak Jambaran – Banyuurip mulai bersiap-siap untuk menyambut datangnya puluhan dan bahkan ratusan perusahaan yang bakal menggarap proyek EPC (Engineering Procurment Construction). Kesiapan yang sudah dilakukan baik warga maupun Pemerintah Desa (Pemdes) yang masuk ring satu adalah mendirikan UD, CV, PT dan organisasi lainnya.

Tujuannya tak lain, agar bisa menggaet peluang kerja pada fase kontruksi proyek EPC di Blok Cepu yang tak lama lagi akan dikerjakannya.

Hariyono, Kepala Desa Begadon, Kecamatan Ngasem, misalnya. Menghadapi proyek mercusuar itu dia sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk bisa ikut mengerjakan proyek sesuai kemampuan yang dimilikinya.

Salah satunya, kebutuhan tenaga kerja,pengadaan material maupun kebutuhan jasa lainnya. “BUMDes desa Begadon sudah terbentuk untuk menghadapi produksi puncak Blok cepu itu. Sehingga, ketika proyek itu mulai berjalan maka kita sudah siap untuk berkoordinasi dengan MCL. Ya paling tidak bisa mencarikan pekerjaan bagi warga Begadon,”kata Hariyono.

Dijelaskan, saat ini banyak warga sekitar yang kini sudah mendirikan CV maupun PT untuk bisa mengaiz pekerjaan proyek besar tersebut. “Warga sekitar harus dilibatkan dalam pengerjaanya. Meski harus disesuaikan dengan keahliannya masing-masing. Dengan begitu, saya yakin gejolak warga akan bisa dinetralkan,”terangnya.

Segendang seirama dikatakan Suwarji, Kepala Dusun Gayam, kepada Suara Banyuurip, banyak sudah warga yang mendirikan badan usaha untuk bisa direkrut MCL dalam proyek tersebut.

“Di desa ring satu ini sudah banyak yang mendirikan UD CV dan PT. Namun, belum semuanya bisa berjalan secara maksimal dalam keterlibatannya di proyek tersebut,”kata Suwarji.

Dia menambahkan, upaya koordinasi kepada MCL akan terus dilakukan untuk bisa dilibatkannya. Meski dibagian terkecil sekalipun. Karena, dengan dilibatkannya mereka maka permasalahan yang ada nanti musti bisa cepat diredam.

“Yang penting dilibatkan mas meskipun disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing. Dengan begitu warga merasa diperhatikan adanya proyek tersebut,”ujar Suwarji.

Sementara itu, Sujud, warga desa Gayam ketika ditemui Suara Banyuurip mengatakan, sebagai warga sekitar sumur minyak mengharapkan besar kepada pemerintah agar bisa diperhatikan adanya proyek Blok Cepu itu.

Mengingat, banyak warga yang sekarang ini sudah kehilangan lahan pertaniannya untuk kepentingan Blok Cepu. Sehingga, banyak pengangguran yang ada di sekitar lokasi.

“Jadi pekerja kasar (kuli jawa,red) tidak menjadi masalah. Karena, warga sudah menyadari dengan kemampuannya masing-masing. Yang terpenting MCL melibatkannya,”jelas Sujud kepada Suarabanyuurip.com.

Dibaca : 1636x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>