Minggu, 23 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Polemik Pembebasan Lahan Kilang Tuban

Tak Terima Jawaban Kades, Warga Akan Demo Camat Jenu

Editor: samian
Rabu, 04 Juli 2018
Ali Imron
POLEMIK PEMBEBASAN LAHAN : Warga Remen sepakat akan unjuk rasa di Kantor Kecamatan pada Jumat (6/7) besok

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Jawaban dan permintaan maaf Kepala Desa (Kades) Remen, Eko Prasetyo, dalam musyawarah di Balai Desa Remen pada Rabu (4/7/2018) siang belum mampu meredam suasana. Pada Jumat (6/7) besok, warga Remen dan Mentoso kompak akan mendemo Camat Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, atas beredarnya surat pernyataan persetujuan pembebasan lahan Kilang NGRR Tuban.

“Kami tak terima jawaban Kades dan akan demo di Kantor Kecamatan Jenu,” ujar warga Desa Remen, Sutrisno, kepada suarabanyuurip.com, usai musyawarah.

Bersama warga lainnya, Sutrisno akan mengusut tuntas siapapun yang terlibat dalam pembuatan surat pernyataan itu. Warga tak terima dan merasa ditilap, karena tidak pernah diajak rembugan.

“Tak pernah ada obrolan kok tiba-tiba ada surat,” tegasnya.

Warga lainnya, Rusdiono (44), merasa lega dengan kebijakan kades yang akan mencabut surat pernyataan itu. Komitmen tersebut sedikti banyak membuat warga tenang.

Disarankan, kedepan Pemerintah Desa (Pemdes) Remen lebih transparan dan rutin menggelar musyawarah membahas semua persoalan desa. Apabila agenda tersebut dijalankan, tentu warga tidak perlu mendemo kantor desa.

“Kami semua ingin Remen lebih baik tanpa ada salah paham,” terangnya.

Informasi yang dihimpun Suarabanyuurip.com, izin unjuk rasa di Kantor Kecamatan Jenu sudah dilayangkan ke polisi. Sesuai rencana, warga Desa Remen dan Mentoso akan berangkat ke lokasi aksi rombongan menggunakan kendaraan roda empat dan dua.

Menyikapi rencana aksi unjuk rasa warganya, Camat Jenu, Midun Riza Moh Maftuchin, akan menerima kedatangan warga dengan tangan terbuka dan lapang dada. Sebagai camat baru, pihaknya akan bersikap bak samudra dan menampung keluh kesah warga.

“Saya siap menyambut kedatangan warga dan nanti kita bisa cari solusi terbaik,” sergah Mantan Camat Bangilan ini.

Riza sapaan akrabnya, menjelaskan, sebenarnya pihaknya ingin datang dalam musyawarah di Balai Desa Remen. Atas pertimbangan keamanan dari Polsek Jenu, akhirnya keinginan tersebut diurungkan.

“Sebenarnya saya ingin mediasi dan tak perlu warga berbondong-bondong ke kantor kecamatan,” pungkasnya.(Aim)

 

 

Dibaca : 3479x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan