Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penambang Galian C Tewas Tertimbun Longsor

Tambang Pasir Darat Ilegal Milik Perangkat Desa

Editor: nugroho
Kamis, 06 September 2018
dok/sbu
TERTIMBUN LONGSOR : Korban saat dievakuasi dari timbunan tanah di lokasi tambang pasir darat ilegal di Desa Tebon.

SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Keberadaan tambang galian C ilegal di Desa Tebon Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, yang merenggut nyawa seorang penambang, Sumani, (30), disebut-sebut milik perangkat Desa Tinggang, Kecamatan Ngarho.

"Itu dikelola salah satu perangkat desa sana," kata Kepala Seksi Kesejahteraan Siti Fatonah, saat ditemui di kantor desa stempat, Rabu (5/9/2018).

Hanya saja dia enggan menyebutkan siapa perangkat Desa Tinggang tersebut. Kemudian suarabanyuurip.com melakukan penelusuran, dan menemui warg setempat, Ahmad Sumani (53).

Menurutnya, yang punya lahan dan melakukan kegiatan penambangan pasir darat adalah Parjan, Kepala Dusun Payaman. 

"Ya sekarang dikerjakan oleh Parjan," sambung Ahmad Sumani saat hendak ke ladang. 

Suarabanyuurip.com berusaha mendapat konfirmasi Parjan. Namun saat di rumahnya yang tidak ada ditempat. Rumahnya tertutup rapat. Hanya ada tiga orang laki-laki yang duduk di teras rumah. 

"Pak Parjan tidak di rumah, masih di Bojonegoro sejak kemarin," ujar salah satu orang yang tidak diketahui namanya. 

Penambangan pasir darat ilegal ini telah menewaskan pekerja tambang, Sumani. Warga RT/RW001 Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, itu dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material berupa tanah pedel saat melakukan penambangan. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (4/9/2018) sekira pukul 07.30 WIB, korban Sumani (35) bersama rekannya Saridi (25), yang masih tetangga korban, menambang pedel dengan menggunakan mesin disel sebagai alat untuk menyemprotkan air ke tanah.

Sekira pukul 12.30 WIB, tiba-tiba terjadi longsor  dan korban tidak dapat menyelamatkan diri. Sedangkan Saridi, berhasil menyelamatkan diri dan lansung melaporkan ke pemdes setempat.(ams)

Dibaca : 495x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan