Minggu, 21 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Taruna Tani Blok Cepu Dilatih Manfaatkan Internet

Editor: nugroho
Sabtu, 24 Maret 2018
edi supraeko
BELAJAR INTERNET : Petani muda di sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, berdiskusi untuk memanfaatkan TI.

SuaraBanyuurip.com - Edi Suprarko

Bojonegoro - Era digital mengharuskan petani melek tehnologi informasi (TI) agar lebih dapat berinovasi dan memasarkan hasil pertanian kepada masyarakat luas.

Hal itulah yang melatar belakangi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar pelatihan pemanfaatan internet bagi Taruna Tani di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (24/3/2018) kemarin. 

Para pemuda peminat pertanian ini dilatih konsep dan teknik pengelolaan website untuk promosi hasil pertanian oleh tim ahli dari Universitas Bojonegoro (Unigoro).

“Kami memberi perspektif yang berbeda mengenai pertanian, sesuai dengan generasi saat ini, yaitu generasi digital milenial,” ucap Ketua Yayasan Suyitno yang membawahi Universitas Bojonegoro (Unigoro), Arif Januarso.

Menurut pria yang akrab disapa Ayik ini, pertanian harus berinovasi. Melihat fakta pertanian di Indonesia saat ini belum mengalami kemajuan yang signifikan. 

“Inovasi bisa dalam bertaninya, teknologinya, dan juga pengolahan produk serta pemasarannya,” imbuh Ayik.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini diikuti oleh 20 Taruna Tani dari Desa Mojodelik, Gayam, Brabowan, dan Bonorejo Kecamatan Gayam. Setelah pelatihan, mereka akan didampingi oleh tim Unigoro.

“Kita akan dampingin mereka hingga betul-betul bisa melakukannya sendiri,” ungkap Ayik berkomitmen.

Sementara perwakilan EMCL, Ali Mahmud, menjelaskan program ini merupakan bagian dari Sekolah Lapang Pertanian yang diprakarsai EMCL. Program ini dilakukan EMCL bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unigoro. 

Ali mengatakan, kegiatan Sekolah Lapang Pertanian sudah dilakukan EMCL sejak 2016. EMCL bersama LPPM Unigoro mendampingi para petani di sekitar operasi migas Lapangan Banyu Urip untuk memaksimalkan hasil pertaniannya. 

“Unigoro bersama tim ahli pertaniannya terus mendampingi para petani,” tuturnya.

Ali juga menuturkan bahwa program ini merupakan komitmen EMCL dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. 

“Kami ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah mendukung kesuksesan proyek negara di Lapangan Banyu Urip ini,” pungkas Ali seraya berharap.(edi)

Dibaca : 465x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan