Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Peringati Hari TB Sedunia

TB Care 'Aisyiyah Gelar Jalan Sehat dan Lomba Mewarnai

Editor: nugroho
Minggu, 24 Mei 2015
ririn wedia
POSE BERSAMA : Ketua PDA Bojonegoro, Siti Nurhayati (paling kanan) bersama pemenang lomba mewarnai dalam rangka Hari TB Sedunia.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (World TB Day) tahun 2015, Community TB Care 'Aisyiyah Bojonegoro, Jawa Timur, menyelenggarakan jalan sehat dan lomba mewarnai pada Minggu, (24/5/2015).

Untuk jalan sehat dilaksanakan pada pagi hari pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh masyarakat umum dan keluarga besar Muhammadiyah di Alun-alun Bojonegoro serta mengundang Bupati Bojonegoro, Anggota DPR RI, Drs. H. Kuswiyanto, M.Si, Ketua DPRD Bojonegoro, beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Camat, Kepala Puskesmas, Pengelola Program TB, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) enam daerah sasaran. Setelah itu dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh 520 Siswa-Siswi TK se-Kabupaten Bojonegoro dari dua kategori yakni TK A dan TK B.

Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah, Dra Siti Nurhayati, mengatakan, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Bojonegoro merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang menggerakkan kesadaran masyarakat dalam memberantas Tuberkulosis. Sehingga dengan kegiatan ini pihaknya dapat mensosialisasikan keberadaan 'Aisyiyah yang membantu pemerintah dalam rangka memberantas penyakit Tuberkulosis.

Wanita asal Desa Kapas, Kecamatan Kapas ini mengatakan, penyakit TB di Bojonegoro saat ini masih cukup tinggi dan termasuk mematikan. "Dulu kami di sini tahun 2014, Bojonegoro masuk rangking ke 14 se-Jawa Timur," ungkap dia disela-sela kegiatan.

Siti Nurhayati menuturkan, program yang dijalankan oleh Community TB Care 'Asyiyah Bojonegoro ini telah berjalan selama satu tahun ini. Karena itu informasi dari Dinas Kesehatan sangat membantu karena 'Aisyiyah merupakan satu-satunya ormas yang konsen pada TB.

Siti Nurhayati menyampaikan, sekarang ini telah memiliki enam kecamatan sasaran pemberantasan TB di antaranya Balen, Kedungadem, Sumberjo, Kalitidu, Gayam dan Sugihwaras. Ada empat puluh tujuh kader yang dilatih untuk pemberdayaan di masyarakat dengan bermitra dengan tokoh agama, dan pimpinan Muhammadiyah baik cabang maupun ranting.

Dia menyatakan, melalui jalan sehat dan lomba mewarnai yang melibatkan anak-anak tingkat TK ini diharapkan dapat mengenalkan secara dini tentang Tuberkulosis dan bagaimana cara pencegahannya.  "Temanya juga tidak jauh dari TB, seperti gambar kuman, dokter, dan lain-lain," ujar Siti Nurhayati.

Dia berharap, dari rangkaian kegiatan yang dilakukan sejak bulan Maret lalu, mulai dari Ketuk Pintu di Desa Banjarsari, menyantuni anak yatim, sosialisasi HIV/AIDS, penyuluhan di beberapa sekolah dan pondok pesantren, yakni di SMA Khatolik, Perguruan Muhammadiyah Sumberrejo dan Pondok Pesantren AL-Rosyid Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, kunjungan ke Pasien TB postif di enam kecamatan sasaran program, serta jalan sehat dan lomba mewarnai ini dapat menyadarkan masyarakat tentang manfaat keberadaan Community TB Care 'Asyiyah ini.

"Kami sangat berharap dukungan masyarakat untuk tanggap pada TB ini," pungkas Siti Nurhayati.(Adv/rien)

Dibaca : 1051x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan