Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Terungkap Alasan Keluarga Buang Potongan Kaki ke Laut

Editor: nugroho
Sabtu, 30 Juni 2018
Ali Imron
Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Kurang dari 24 jam, kasus penemuan potongan kaki sebelah kiri sepanjang 12 Cm yang diduga bekas amputasi menemui titik terang. Di hadapan kepolisian, pihak keluarga menjelaskan alasannya membuang potongan kaki yang mengidap penyakit diabetes ke laut. 

"Sebagaimana kepercayaan pribadi orang tua, tujuan potongan kaki dilarung ke laut untuk membuang semua penyakit/sengkala," ujar penasehat hukum keluarga, Sugeng Wahono, kepada suarabanyuurip.com, saat jumpa pers di Polsek Jenu pada Jumat (29/6) sore. 

Sugeng sapaan akrabnya, menegaskan operasi amputasi kaki kliennya dilakukan pada Rabu (27/6) sekitar pukul 10:00 WIB. Atas persetujuan keluarganya, sekitar pukul 15:30 WIB potongan kaki dilarung oleh suami dari penderita diabetes dengan harapan pemiliknya lekas sembuh. 

Ditegaskan kembali, larung kaki ini murni kepercayaan orang tua dan tidak ada sangkut pautnya dengan klenik. Apabila potongan tersebut dikuburkan di rumah, keluarga khawatir pemilik kaki cepat menyusul menghadap ke yang ESA. 

"Setelah ini potongan kaki tersebut akan kami kubur di rumah," tegas alumnus Univesitas Sunan Bonang (USB) Tuban itu.

Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati, membenarkan jika keluarga pemilik potongan kaki sudah dipanggil di Polsek. Alamat aslinya di salah satu desa di Kecamatan Plumpang, atau sekitar jalur pipa distribusi minyak Blok Cepu ke FSO Gagak Rimang. 

"Keterangan pihak keluarga potongan kaki dilarung, supaya penyakitnya diangkat," sergah mantan Kasubag Humas Polres Tuban. 

Elis menjelaskan, potongan kaki tersebut milik seorang ibu dengan usia kurang lebih 60 tahun. Dikarenakan penyakit diabetes yang dideritanya, mengharuskan kaki kirinya diamputasi. 

Dengan keterangan pihak keluarga, mantan Kapolsek Kerek meminta masyarakat tidak resah apabila sempat diberitakan dugaan mutilasi. Kasus ini sudah clear, dan keluarga siap menguburkannya di rumahnya. (aim)

Dibaca : 21019x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan