Minggu, 18 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

The Future of Mobility : Kereta Api Solusi Transportasi Masa Depan

Editor: nugroho
Rabu, 27 Februari 2019
Ist
Yenny Hartati

SuaraBanyuurip.com

             Oleh : Yenny Hartati

Beberapa dekade kedepan, akan ada perubahan paradigma mobility. Orang sudah tidak berpikir memiliki mobil dan motor sendiri. Semua beralih ke public transportation. Mobility interconnected and coverged.

Pertumbuhan populasi dan berkembangnya informasi akan mengubah pemikiran masyarakat untuk bepergian.  Transportasi yang terintegrasi dan terkonvergensi  akan menjadi kebutuhan masyarakat pada era disruptive masa sekarang.

Terintegrasi diartikan terhubung dengan jalur transportasi ke wilayah kota-kota berikutnya dan terkonvergensi artinya terhubungan sebagai informasi yang mudah diakses masyarakat. Seperti terinfo melalui akun sosial media yang dimiliki di Pemerintah Daerah, atau di lokasi yang mudah dibaca.

Masyarakat mengharapkan fasilitas publik yang menjangkau lokasi utama.  Seperti Bandar udara dan lokasi utama untuk menjangkau kota-kota berikutnya, atau yang bisa disebut Transit Oriented Development (TOD).

Blora memiliki TOD di Kota Semarang, Solo dan Surabaya. Masyarakat Blora membutuhkan transportasi kereta yang memudahkan menjangkau Ibu Kota Provinsi, yaitu Semarang.

Kenapa kereta Api? karena kereta api memiliki kelebihan dibandingkan dengan transportasi lainnya. Berikut perbandingan moda transportasi Kereta Api dan Bus.

Kereta api : 

1. Dedicated line (rel kereta api), menurunkan tingkat resiko kecelakaan lalin.

2. Biaya investasi besar diawal tapi Low maintenance cost.

3. Lebih tinggi tingkat kepastian jadwal transportasi ( Certainty).

Armada Bus :

1. High cost maintenace, perawatan jalan.

2. Jalur digunakan bersama dengan motor dan lainnya, menyebabkan tingginya tingkat kecelakaan.

3. High cost for customer.

4. High uncertainty, ketidakpastian jadwal ketersediaan transportasi.

Dari sisi jumlah, penumpang yang bisa diangkut kereta api lebih banyak. Kepastian jadwal karena menggunakan jalur yang dedicated dan tentu saja dari sisi biaya akan lebih murah bagi masyarakat. 

Selain untuk mengangkut penumpang, kereta Blora-Semarang akan bermanfaat untuk angkut logistic yang meringankan logistic cost barang-barang di Blora.

Transportasi di Blora, harapannya selain bisa menjangkau ke kota-kota yang berbatasan langsung, --misalkan ke Semarang, Rembang, Bojonegoro dan Purwodadi-- juga kearah tempat-tempat wisata seperti Goa Terawang yang menjadi promosi daerah. 

Informasi layanan, terjadwal dan diinformasikan ke akun social media pemerintah daerah. Ini yang namanya convergency.  Sebagai contoh Shuttle Bus dari Alun-alun Blora ke Goa Terawang minggu pagi jam 09.00 dari alun-alun dan akan kembali ke alun-alun pada Minggu jam 13.00.

Penulis: adalah kandidat MBA Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dibaca : 834x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan