Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Polemik Pasar Babat

Tiga Kompi Brimob Disiagakan, Tidak Jadi Demo

Editor: nugroho
Rabu, 02 April 2014

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan- Kabar akan adanya unjuk rasa besar-besaran dari pedagang Pasar Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadikan petugas pengamanan panik. Kepolisian Resor (Polres) Lamongan menerjunkan tiga kompi pasukan Brimob untuk pengamanan unjuk rasa, Rabu (2/4/2014) pagi. Namun demo ternyata tidak jadi digelar.

Informasi di lapangan menyebutkan, sejak dibangun tahun 2012 lalu, pasar baru Babat seakan tidak berhenti dari konflik. Silih berganti permasalahan timbul.  Sekira dua pekan ini, pasar baru Babat kembali bergejolak. Persoalan bermula dari aksi pihak investor PT Karsa Bayu yang melakukan aksi penutupan paksa puluhan stand di dalam pasar Babat.

Alasannya  pemilik stand tidak kunjung membayar lunas stand miliknya dengan menggembok stand. Aksi itu akhirnya memantik kemarahan para pemilik stand dan pedagang pasar lainnya.

“Beberapa kali terjadi aksi protes di dalam pasar oleh para pedagang. Namun tidak sampai timbul aksi anarkis,“ kata Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Babat, Cucuk Subagiyana.

Menurutnya, selama ini pihak Trantibum dan Kelurahan Babat berusaha menjembatani persoalan tersebut. Namun tidak pernah ada titik temu.

“Hingga berhembus kabar akan dilakukannya unjuk rasa besar-besaran oleh para pedagang, petugas kepolisian dibantu trantibum babat bersiaga sejak pagi dipasar babat,” kata Cucuk.

Menyusul berhembusnya kabar itu, Polres Lamongan menyiagakan 3 kompi pasukan brimob. Satu kompi bersiaga di Babat dan 2 lainnya di Polres Lamongan. Hingga sore hari pasukan bersiaga namun unjuk rasa tidak jadi digelar.Meski demikian petugas masih bersiaga di Polsek Babat. (tok)

Dibaca : 518x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan