Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

TK Muslimat NU Menanti Kepedulian JOB P-PEJ

Editor: samian
Minggu, 27 Agustus 2017
Ali Imron
KURANG DIRESPON : Kepala yayasan TK Muslimat NU Logawe, Umi Mukhoyyaroh menunjukan ruang belajar siswa yang belum berplafon.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Sekian lama pengurus Yayasan TK Muslimat NU Dusun Logawe, Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menanti kepedulian pengelola Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ). Usulan plafon sampai sekarang belum direspon, padahal proposal beserta rinciannya telah dikirimkan.

“Permintaan ini karena jalan lingkungan depan TK kerap dilalui kendaraan besar menuju gudang Bahan Peledak (Handak) milik perusahan Migas,” ujar Kepala TK Muslimat NU, Umi Mukhoyyaroh, ketika ditemui suarabanyuurip.com, di kantornya, Sabtu (26/8/2017) kemarin.

Perempuan murah senyum ini kecewa, karena perwakilan perusahaan kurang responsif. Sesuai permintaan, pihak yayasan TK Muslimat NU telah mengirimkan rincian bantuan plafon sebagai bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dekatnya jarak TK dengan gudang Handak, seharusnya menjadi perhatian perusahaan yang kontraknya rampung pada Februari 2018 mendatang. Sedikitnya ada dua dampak dari aktivitas gudang Handak, meliputi bahaya laka anak-anak TK, dan paparan debu kendaraan.

“Sangat was-was kalau kendaraan besar melintas bertepatan dengan anak-anak lewat,” ungkapnya.

Adanya permintaan plafon dibenarkan oleh Kepala Desa (Kades) Sawahan, Sunarto. Dia mengaku tidak berani menganggarkan Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) untuk yayasan. Beda lagi kalau bukan yayasan, pemerintah desa pasti bisa membantu.

“Plafon juga penting karena saat hujan anak-anak tidak nyaman terkena percikan air dari genteng,” jelasnya.

Dalam mediasi berkali-kali dengan Govrel JOB P-PEJ, pihaknya kecewa karena tidak ada hasil yang memuaskan. Bahkan intennya komunikasi pemerintah desa, diabaikan pihak humas perusahaan.

Menyikapi tuntutan plafon TK Muslimat NU, Govrel JOB P-PEJ, Tarmizi, mengaku, sudah menerima proposal dari pihak yayasan. Secepatnya akan ditindaklanjuti, dan dipastikan terealisasi tahun ini.

“Tahun ini yang terealisasi hanya plafon dan pelatihan karang taruna,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada tujuh poin tuntutan warga yang dibahas dalam mediasi meliputi satu.a. Pembangunan saluran irigrasi lokasi atas. satu.b. Pembenganunan saluran irigrasi lokasi bawah. Dua, kontribusi kepada karang taruna dan desa. Tiga, Perekrutan tenaga kerja. Empat, Dana dan program CSR. Lima, Pengadaan lampu jalan. Enam, kontribusi/bantuan terhadap lembaga pendidikan (PAUD/TK/SD). Tujuh, Kompensasi terhadap warga di lingkungan area gudang Handak. (Aim)

Dibaca : 212x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan