Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Tuban Salurkan Rp300 Juta untuk Korban Gempa

Editor: nugroho
Jum'at, 12 Oktober 2018
Diah Ayu Fadhilah
PEDULI KORBAN GEMPA :Dinsos menyerahkan bantuan kepada korban gempa Palu yang sudah berada di Tuban.

SuaraBanyuurip.comDiah Ayu Fadillah

Tuban – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban, Jawa Timur, menggandeng relawan Tagana membuka posko gempa dan tsunami Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah, sejak tanggal 1 Oktober 2018. Posko bencana alam ini sebelumnya sudah lama dibuka, ketika bencana alam di Lombok.

“Sekarang dibuka kembali untuk gempa tsunami di Palu,” ujar Kepala Seksi Kebencanaan Dinsos P3A Tuban, Khanif Kamaludin, saat ditemuisuarabanyuurip.com di ruang kerjanya jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 36, Sidorejo, Tuban, Jum’at ( 12/10/2018 ).

Khanif sapaan akrabnya, menjelaskan instansinya menerima bantuan berupa dana. Selain itu juga barang seperti pakaian, namun tidak efektif untuk pengirimannya.

Saat ini bantuan dana yang sudah terkumpul kisaran Rp300 juta. Bantuan terbesar dari Dinas Pendidikan sebanyak Rp180 juta. Selain itu, dari tiga elemen, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perusahaan Semen dan perbankan, serta dari masyarakat.

Pada 10 oktober 2018 kemarin, Pemkab Tuban sudah menyalurkan bantuan logistik kepada Dinsos Provinsi Jawa Timur. Logistik tersebut kemudian dikirim menggunakan kapal dan dikawal satu Tagana dari Tuban.

Pemkab juga mengirimkan enam relawan Tagana untuk membantu pendirian posko di Transito Dinsos Provinsi Jawa Timur. Ditambah satu relawan Tagana di Palu, untuk membantu di dapur umum. Sekaligus mendata korban tsunami asal Tuban Jawa Timur.

“Korban asal Tuban di jemput oleh Dinsos untuk diantarkan kembali ke keluarganya,” terang pria berkumis tebal ini.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Posko Bencana Alam, Mokh Zaenuri menambahkan sistem penggalangan dananya, pihak Dinsos memberikan surat undangan kepada stakholder. Mulai seluruh OPD, dunia usaha, kecamatan, lembaga, perseorangan dan pengusaha melalui komunikasi jejaring Tagana.

Adapun bantuan dapat diantarkan di posko, atau penjemputan oleh relawan Tagana. Dikarenakan relawan Tagana tidak diperbolehkan meminta sumbangan di tepi jalan.

“Bantuan langsung saja kirim ke posko yang tersedia,” pungkasnya. (ayu)

Dibaca : 713x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>