Rabu, 26 Juni 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Mediasi Rekrutmen Karyawan PT IKSG

Upaya Semen Indonesia Belum Berbuah Manis

Editor: samian
Selasa, 18 Desember 2018
Ali Imron
GAGAL : Mediasi rekrutmen tenaga kerja PT IKSG belum membuahkan hasil.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Upaya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menengahi polemik rekrutmen 10 karyawan PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) pabrik Tuban, Jawa Timur, belum berbuah manis. Absennya lima pihak/peserta mediasi di Auditorium PT SI, menjadikan pertemuan harus dijadwal ulang.

"Mestinya Kades Socorejo, Karang Taruna Socorejo, Kades Temaji, Karang Taruna Temaji, dan perwakilan Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Tuban hadir," ujar Kasi Bina Lingkungan Semen Indonesia, Siswanto, dalam mediasi pada Selasa (18/12/2018).

Pria ramah ini menjelaskan, selaku mediator perusahaan semen BUMN menginginkan ketiga desa sekitar IKSG yakni Karangasem, Socorejo, dan Temaji, Kecamatan Jenu rukun dan saling bersinergi. Apapun persoalannya harus dirembug bersama, supaya semua pihak mengetahui hasilnya.

Dalam pertemuan IKSG menawarkan solusi kepada pendemo yang dimotori Kades Karangasem, Sodikin, Karang Taruna Karangasem, dan aliansi karang taruna 10 desa Semen Gresik. Biarkan 10 karyawan skill tetap bekerja, dan anak usaha PT Semen Indonesia (SI) dibidang kemasan menambah karyawan non skill dari Karangasem.

Tawaran tersebut ternyata kurang berkenan di hati Kades Karangasem, Sodikin. Sepuluh karyawan skill harus keluar, karena proses rekrutmennya kurang jelas.

"Tidak ada surat pemberitahuan ke Pemdes soal perekrutan IKSG yang ditangani PT Swabina," imbuh mantan karyawan IKSG sejak 1997.

Permintaan petinggi Karangasem, diamini aliansi karang taruna yang ikut hadir dalam mediasi. Perwakilan aliansi, Arif, menyoal proses rekrutmen yang tidak terbuka. Idealnya disampaikan ke Kades, kemudian diumumkan ke pemuda setempat.

"Kami mendukung anggota aliansi di Karangasem untuk memperoleh haknya. Karena warga lokal harus diutamakan," tegasnya.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, manajemen IKSG telah melakukan sosialisasi kedatangan mesin baru beserta tenaga skillnya pada 15 Oktober 2018 di tiga desa setempat. Adapun di Karangasem diterima Sekdes, Temaji di temui Sekdes, dan di Socorejo bertemu Kadesnya.

Sepuluh tenaga skill mesin baru kemasan plastik semen, semuanya domisili di Kabupaten Tuban. Semuanya sudah berpengalaman di bidangnya, karena sebelumnya bekerja di PT Gunawan Fajar Tuban.

Beberapa jam menjelang mediasi, Kades Socorejo, dan Kades Temaji beserta karang tarunya melayangkan surat ke PT Semen Indonesia. Isinya menolak hadir di mediasi, ketika pihak aliansi terlibat didalamnya.

"Kita yang punya wilayah kok kita yang mau di dikte mereka," pungkas alumnus PMII Yogyakarta.(aim)

Dibaca : 668x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan