Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Soal Capaian Target Pembangunan Stadion Tuban

Wabup dan Disparbudpora Beda Statemen

Editor: nugroho
Jum'at, 07 September 2018
SuaraBanyuurip.com
stadion Tuban

SuaraBanyuurip.com Ali Imron

Tuban- Wakil Bupati Tuban, Jawa Timur, Noor Nahar Hussein maupun Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemudan dan Olahraga (Disparbudpora) sama-sama mengakui target pembangunan proyek stadion Bumi Wali meleset. Kendati demikian, keduanya memegang data berbeda soal prosentase target dan capaiannya. 

Kepada suarabanyuurip.com, Wabup Tuban menjelaskan kalau per 31 Agustus 2018 target stadion semestinya sudah 30 persen, namun dari laporan capaian yang diterimanya baru 21 persen. Artinya masih ada kekurangan sembilan sampai 10 persen. 

Statmen tersebut langsung diluruskan oleh Kabid Olahraga Disparbudpora, Zainal Maftuchin. Pria yang dipercaya menjadi Ketua Pelaksana proyek senilai Rp58 miliar ini, menjelaskan capaian 21 persen itu di awal Agustus 2018.

"Sekarang di awal September atau minggu ke-21 capaiannya sudah mendekati 44 persen," sambungnya. 

Pak Zain biasa disapa, menambahkan pada rapat minggu ke-22 laporannya belum terekam. Apabila laporan sudah terlampir dipastikan capaiannya sudah diatas 44 persen. Dikarenakan setiap pekannya, progres proyek rata-rata lima sampai enam persen. 

Disparbudpora tak menampik jika target proyek meleset. Semestinya target di akhir bulan Agustus 2018 sudah 47 persen, tetapi capaian di lapangan baru 43 persen. Tidak tercapainya target ini, terlihat nyata setelah Hari Raya Idul Fitri. 

"Minusnya target karena produksi kontruksi menurun. Banyak proyek di seluruh wilayah Indonesia yang digenjot, sehingga saat kami memesan 10 rit bahan kontruksi kadang hanya cuma dikirim dua rit," jelasnya. 

Sebagai bentuk keterbukaan proyek, Zain setiap pekannya rutin melaporkan target dan capaian proyek stadion kepada Bupati, Wabup, Sekda, Kejari, dan Inspektorat Tuban. Laporan terdiri dari tiga lembar, mulai pengantar, laporan progres, dan foto terbaru di lapangan.

Disinggung soal kondisi lahan, Zain menjelaskan jika lahan di sisi Utara lebih dalam dari sisi Selatan. Apabila di Selatan kedalaman tiang pancang atau paku hanya sekitar empat meteran, kalau di Utata bisa sampai 14 meter. 

"Kalau di Selatan banyak batunya, berbeda dengan disisi Utara maupun Barat," pungkasnya. (aim)

Dibaca : 1606x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan