Minggu, 17 Februari 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Wabup Noor Nahar Minta Objek Wisata di Rengel Terkoneksi

Editor: samian
Minggu, 03 Februari 2019
Ali Imron
CEK TEMPAT WISATA : Wabup Noor Nahar, mengecek air kolam di Desa Rengel atau sekitar jalur pipa distribusi minyak Blok Cepu.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Wakil Bupati Tuban, Jawa Timur, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., meminta objek wisata di tempat kelahirannya Kecamatan Rengel terkoneksi satu dengan lainnya. Tujuannya agar wisatawan yang berkunjung mendapatkan kesan yang menyenangkan. Apalagi juga dikembangkan wisata kulinernya.

"Yang dapat dikoneksikan diantaranya wisata Goa Ngerong, Pemandian Beron dan Sendang Maibit," ujar Wabup Noor Nahar kepada suarabanyuurip.com, selepas meresmikan Sarana Pendukung Objek Wisata Desa Kolam Renang 'Tirto Asri' di Desa Rengel, Minggu (3/2/2019).

Politisi asal Rengel ini mengapresiasi Pemerintah Kecamatan dan Desa Rengel yang telah menyelenggarakan tata kelola pemerintahan dengan baik. Salah satunya pemanfaatan Dana Desa untuk pengembangan potensi desa. Langkah tersebut cerdas mengingat Desa Rengel menjadi salah satu desa paling berkembang di Bumi Wali.

Kebutuhan warga Desa Rengel setara dengan warga Tuban Kota. Oleh karena itu, aparat desa maupun kecamatan harus mampu memenuhi satu kebutuhan warga diantaranya adalah tempat rekreasi.

"Pengelolaan kolam renang perlu memperhatikan kebersihan dan kualitas air.

Harus terus diperhatikan agar tidak timbul masalah kesehatan," pinta Wabup petahana mendampingi Bupati Fathul Huda.

Terkait dengan pembangunan Pasar Rengel,  Pemerintah Kecamatan dan desa diminta segera mengusulkan pengembangan dan revitalisasi pasar pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Dengan demikian keberadaan pasar tradisional dapat ditingkatkan kualitasnya, dan mampu bersaing dengan swalayan.

Kepala Desa Rengel, Moh. Mochtar, merasa bersyukur dan bangga karena peresmian kolam renang yang menjadi aset desa ini dapat dihadiri Wabup secara langsung. Aset desa ini akan dijaga dan dirawat bersama.

"Kedepan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa," sambungnya.

Pembangunan kolam renang Tirto Asri ini menelan biaya sebesar Rp547 juta yang bersumber dari Dana Desa. Dalam pembangunannya, seluruh pekerja berasal dari warga sekitar dan kurang mampu. Sementara itu, kolam renang tersebut akan dikelola Sub BUMDes Tirto Asri.

Selain kolam renang, Pemdes Rengel juga menggunakan Dana Desa untuk pembangun infrastruktur TIK, pembangunan kios pasar Rengel, dan RTLH. Pihaknya terus berusaha memanfaatkan Dana Desa semaksimalnya dan melaporkannya sesuai dengan ketentuan dan batas waktu.

"Semua demi kesejahteraan warga Desa Rengel," pungkasnya.(aim)

Dibaca : 321x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>