Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Wahyu Setiawan Akan Berdayakan Penjual Ikan Asap Tuban

Editor: nugroho
Kamis, 13 September 2018
ist
WISATA KULINER : Salah satu penjual ikan asap di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Kingking, Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Ikan asap di sepanjang jalur pantura di wilayah Tuban, Jawa Timur, sudah melegenda. Ada beraneka macam ikan laut asap yang dijajakan setiap hari, dengan harga relatif murah.

Penjual Ikan asap banyak dijumpai di sepanjang jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kingking, Kecamatan Kota Tuban. Ikan laut dipotong-potong tipis-tipis, kemudian diawetkan melalui pengasapan.

Aroma ikan asap begitu menusuk hidung terbabwa angin pesisir, dan sangat cocok untuk oleh-oleh saat melewati atau singgah di Tuban.

Rata-rata harga Ikan Asap langsung dari para penjual mulai dari Rp 10.000 per ekor untuk ukuran kecil, dan Rp 25.000 untuk ikan berukuran besar.

"Yang paling banyak di asap ikan tongkol," ujar Suminah, salah satu penjual ikan asap kepada suarabanyuurip.com, Kamis (13/9/2018).

Warga Karangsari, Kecamatan Kota Tuban, itu mengaku  sudah lama menjual ikan asap ini. Setiap hari bisa menjual ikan tongkol asap sebanyak 50 Kilogram (kg).

"Alhamdulillah lumayan hasilnya," ucapnya.

Pengasapan ikan dilakukan dengan kayu bakar sehingga kematangan daging ikan merata dan tetap terjaga proteinnya. Setelah ikan matang ditiriskan dan langsung dijual.

Pekerjaan tersebut telah dilakukan secara turun temurun oleh sebagian besar warga Kelurahan  Karangsari.  Hampir seluruh warga Karangsari Tuban mata pencahariannya adalah membuat ikan asap.

"Harapan kita ada sebuah koperasi khusus bagi penjual ikan asap. Agar kita bisa mendapatkan modal dengan mudah, dan antisipasi ketika tidak musim ikan bisa usaha lainnya," harap Suminah.

Keinginan Suminah ini sejalan dengan rencana Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Partai Nasdem, Wahyu Setiawan. Menurutnya, pembentukan koperasi atau paguyuban penjual ikan asap ini sangat penting, agar harga jual bisa sama dan tidak bersaing degan penjual lainnya.

"Oleh karena itu, kedepan jika dipercaya menjadi wakil rakyat, akan saya dorong agar dibentuk sebuah koperasi atau paguyuban," sambung caleg dari daerah pemilihan (Dapil) IX yang meliputi Kabupaten Tuban dan Bojonegoro itu.

Menurut Wahyu, karena ikan asap ini sudah menjadi potensi wisata kuliner di Bumi Wali. Untuk itu para penjual perlu diberdayakan agar mampu mengelola dagangannya lebih maksimal dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Semisal pembuatan kemasan atau packaging  lebih menarik, dan lebih hygines sehingga harganya lebih mahal," tutur Caleg nomor urut 4 itu.

Selain itu, tambah wahyu, penataan tempat untuk berjualan bisa dikhususkan atau diatur. Sebab pada saat ramai, pembeli di sepanjang jalan kingking karangsari mengganggu arus lalu lintas.

"Sehingga perlu solusi yang lebih baik agar pedagang tetap bisa berjualan, dan pengguna jalan tidak terganggu," pungkasnya.(aim)

 

 

 

 

Dibaca : 631x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan