Senin, 25 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

WALHI Sebut Sungai Bengawa Solo Tercemar

Editor: nugroho
Senin, 07 September 2015
ririn wedia
PRESENTASI : Edo Rakhman memberkan hasil kajian tentang pencemaran lingkungan di Sungai Bengawan Solo.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bogor - Organisasi lingkungan hidup independen, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), menyatakan, sumur minyak tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah menimbulkan pencemaran di Sungai Bengawan Solo.

Manajer Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Edo Rakhman, mengatakan, sungai Bengawan Solo merupakan salah satu dari lima belas sungai di Indonesia yang perlu dinormalisasi.

"Salah satu fokus WALHI memang mendorong adanya normalisasi sungai di Bengawan Solo," kata Edo kepada suarabanyuurip.com saat melakukan diskusi terkait dampak pertambangan terhadap sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar tambang di Hotel Novotel Bogor, Jawa Barat, Senin (7/9/2015).

Beberapa tahun lalu WALHI pernah melakukan kunjungan di Bojonegoro. Dalam kunjungan itu mereka menemukan fakta jika air di Sungai Bengawan Solo berada di atas ambang batas akibat pencemaran lingkungan.

"Ada beberapa dampak lingkungan yang ditimbulkann oleh aktivitas tambang maupun pasca tambang," ujar Edo.

Dampak lingkungan itu di antaranya perubahan bentang alam dengan tekhnik open pit (bukit menjadi daratan bahkan menjadi kubangan, aliran sungai terputus bahkan menjadi kering). Kemudian erosi semakin meningkat karena berkurangnya areal resapan air, pencemaran terhadap aliran sungai baik karena sedimen maupun limbah beracun.

"Bahkan, menyisakan lahan kritis pasca perusahaan tambang selesai beroperasi," tandas Edo.(rien)

Dibaca : 674x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan