Jum'at, 19 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Wamen ESDM : Pendapatan Negara Jangan Hanya dari Jual Tanah dan Air

Editor: nugraha
Sabtu, 02 November 2013
SuaraBanyuurip.com/Athok
TEKEN MoU: Wamen ESDM, Susilo Siswo Utomo menyaksikan penandatangan kesepakatan dengan sejumlah K3S.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Blora- Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pusat Pendidkan dan Latihan (Pusdiklat) Migas Cepu menyepakati kerja sama diklat tenaga kerja operator oil and gas melaui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan pemerintah daerah diseluruh Indonesia. 

Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan bersama sejumlah K3S yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswo Utomo di Kantor Besar Pusdiklat Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jum'at (1/11/2013). Sejumlah K3S diantaranya ExxonMobil, Total EP, dan Chevron Pacivic.

"Pendapatan untuk negara jangan hanya berasal dari jual tanah dan air," kata Wamen ESDM Susilo Siswo Utomo saat memberikan sambutannya. Jum'at (1/11/2013).

Dengan kata lain, jelasnya, negara tidak serta merta bergantung pada melimpahnya kekayaan Sumber Daya Alam (SDA). Karena itu, dengan telah dilakukannya kesepakatan tersebut, diharapkan SDM Indonesia, khususnya untuk tenaga ahli operator oil and gas kian bertambah banyak dan merata. Sebab saat ini satu-satunya kekurangan yang dimilki adalah Sumber Daya manusia (SDM) yang sesuai.

"Jangan hanya mimpi, tetapi harus pasti. Bisa jadi tenaga orang asing akan lebih sedikit dibutuhkan," tegas Susilo, optimis. 

Dia mengungkapkan, negara tidak hanya cukup mengandalkan sektor energi dan mineral sebagai pendapatan negara. 

"Sumber-sumber energi seperti ini pasti akan habis," tuturnya. 

Lebih lanjut, Wamen meminta, agar transfer ilmu pendidikan dikedepankan bagi generasi penerus. Selain itu juga memaksimalkan tenaga pengajar yang ahli dan berpengalaman dibidanganya.

"Bila perlu sebagian tenaga operator di K3S dihadirkan untuk membagikan ilmunya disaat waktu luang atau libur," sarannya.

Diantara poin penting dalam MoU tersebut, adalah para K3S agar segera menyiapkan pelatihan bagi calon-calon tenaga operator yang diambil dari berbagai wilayah. seperti halnya, Total EP untuk wilayah Balikpapan, Chevron Pacivic di Riau, dan ExxonMobil untuk wilayah Bojonegoro dan Blora. (roz)

Dibaca : 1386x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan