Selasa, 16 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Hulu Migas dan Narkoba

Editor: samian
Kamis, 14 Maret 2019
Athok Moch Nur Rozaqy
ANTUSIAS : Peserta dari perwakilan unsur masyarakat semangat mengikuti sosialisasi hulu migas dan narkoba di PIB Ringintunggal.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro - Antusiasme warga desa sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, mengikuti sosialisasi Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas), dan Narkoba patut diacungi jempol. Pasalnya mereka banyak yang melontarkan pertanyaan tentang dampak dan jenis obat-obatan yang dilarang seperti narkoba dan sejeninya.

Supi, warga Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya. Salah satu peserta sosialisasi tersebut menanyakan dampak dan jenis - jenis narkoba kepada Kapolsek Gayam, AKP Harjo. 

"Saya ingin tanya Pak Kapolsek Harjo. Apa perbedaan sabu - sabu dan ekstasi," tanya Supi, diacara sosialisasi Hulu Migas dan Kampanye Kesehatan di PIB Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam. Kamis (14/3/2019).

Kapolsek Gayam, AKP Harjo yang hadir sebagai pemateri langsung menjelaskan tentang  berbagai jenis obat - obatan narkoba berikut peredaran, ciri - ciri pengguna, hingga bagaimana upaya meminimalisir peredarannya. Apa yang disampaikan Kapolsek sekaligus menjawab pertanyaan dari para peserta.

"Indonesia target paling mudah menjadi sasaran narkoba karena letaknya strategis dikelilingi lautan," papar Kapolsek.

Pria humanis ini berharap, materi yang disampaikan menjadi wawasan bagi peserta dan dapat dijadikan bekal untuk membantu meminimalisir peredaran bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kapolsek juga memberikan himbauan untuk menjaga keamanan di masyarakat. Terlebih saat ini telah memasuki tahun politik. Baik pemilihan umum maupun pemilihan kepala desa.

"Ini bukan kampanye tapi himbauan," tegas AKP Harjo.

Pada kesempatan yang sama Danposramil Gayam, Pelda Sapari menambahkan, masyarakat ikut menyadari bahwa keberadaan hulu migas telah memberi kontribusi kepada negara dengan bagi hasil yang diberikan.

"Pemasukan negara juga berasal dari industri hulu migas. Kemudian dimasukkan dalam anggaran negara," ucapnya.

Lebih jauh, pihaknya siap menjaga keamanan dengan sinergitas TNI - Polri. Baik untuk keamanan di sekitar Kecamatan Gayam maupun NKRI. Utamanya memasuki tahun politik.

"TNI Polri siap bersinergi," pungkasnya.

Manajer Program Syamsul Hadi menjelaskan, program ini merupakan kerjasama yang diinisiasi Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro dan didukung oleh operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dengan peserta dari perwakilan unsur masyarakat di empat desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Keempat desa tersebut adalah Desa Ngraho, Sudu, Cengungklung, dan Manukan.

"Sebelumnya ada dua sesi yang sudah dilaksanakan dengan sasaran desa se Kecamatan Gayam," katanya.

Sementara Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin, mengungkapkan, kontribusi yang diberikan industri hulu migas telah cukup signifikan. Khususnya dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang bersentra di Kecamatan Gayam. Pun dengan bagi hasil diperoleh daerah.

"Program kemasyarakatan atau yang dikenal masyarakat Corporate Social Responsibility (CSR) juga kami harapkan bermanfaat dan dapat dirasakan. Misalnya infrastruktur ataupun program lain," paparnya.

Di tempat yang sama, Sekcam Gayam, Ngadenan, menambahkan, kegiatan yang dilaksnakan JIM Bojonegoro ini merupakan bentuk sinergi yang baik dengan menggandeng Muspika. Terlebih kegiatan ini menyasar beragam lapisan unsur masyarakat desa di Kecamatan Gayam.

"Apalagi ini ada tokoh agama. Sehingga dapat bersama untuk membantu menjauhi bahaya narkoba," imbuhnya.(Roz)

Dibaca : 494x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan