Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Warga Desak Warung Ginseng Sekitar SG Ditutup

Editor: samian
Minggu, 14 Januari 2018
Ali Imron
KEMBANGKAN KASUS BERDARAH : Anggota Polsek Jenu saat koordinasi insiden pembacokan di rumah Kades Socorejo, Arif.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendesak penegak hukum menutup warung Ginseng milik Rohli yang berada di sebelah Selatan pelabuhan Semen Gresik (SG) Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia. Selama ini lokasi tersebut menjadi tempat pertengkaran, bahkan terakhir ada insiden pembacokan Handoko Bin Sarwo (24) warga Desa Karangasem, Jenu, pada hari Minggu (14/1/2018) dini hari.

"Saat ini warga Socorejo menuntut warung ginseng itu ditutup," ujar seorang warga Socorejo, Ardian, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (14/1/2018).

Selain jualan ginseng, warung milik oknum pengurus ranting PAN itu juga menyediakan karaoke. Seringnya terjadi cek cok atau pertengkaran, membuat warga resah.

Pihak desa pun sudah berkali kali mengingatkan pemiliknya, untuk menjaga kantibmas. Dulu bertempat di depan sekolah SMP Islam Socorejo, kemudian oleh warga diminta untuk pindah karena mengganggu masyarakat. Sejak setahun lalu pindah ke Utara makam desa setempat.

"Kurang lebih sudah 3 tahun warung ini beroperasi," imbuh Ardian.

Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayanti, membenarkan adanya pembacokan dengan korban Handoko. Akibat luka bacok yang cukup serius di sekujur tubuhnya, korban langsung dibawa ke RSUD Dr Koesma Tuban untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sudah ditanya korban jawabnya belum tahu karena kejadiannya malam," sambung mantan Kasubag Humas Polres Tuban itu.

Hal yang mendasari lupa atau tidak ingatnya korban saat terjadinya peristiwa itu, karena korban dalam keadaan mabuk. Ditambah terjadinya dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, saat suasana masih gelap gulita. Otomatis sulit bagi korban untuk mengetahui siapa pelaku pembacokan terhadap dirinya.

Sekarang korban belum ingat, dan belum tahu siapa yang membacoknya. Petugas kepolisian masih mengembangkan kasus berdarah ini.

"Kita harus hati-hati karena keterangan sementara dari korban masih minim," jelas Kapolsek Humanis ini.

Dikonfirmasi perihal desakan warga Socorejo untuk menutup warung tersebut, Elis belum menjawabnya. Pesan singkat yang dikirimkan wartawan media ini sudah dibaca pada pukul 15:36 WIB, akan tetapi belum dibalas.

Camat Jenu, Sugeng Winarno, maupun Rohli pemilik warung Ginseng saat dikonfirmasi juga belum membalas pesan yang dikirimkan.(aim)

 

Dibaca : 6414x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>