Warga Keluhkan Genangan Air Jalan Ngareng

Pipa Air PPSDM Diduga Bocor

Kamis, 13 Oktober 2016, Dibaca : 786 x Editor : samian

Ahmad Sampurno
RESAH : Warga sekitar maupun pengguna jalan merasa resah dengan luberan air kejalan yang diduga dari pipa air PPSDM Migas Cepu.


SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora - Jalan Raya Ngareng, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tergenang air yang di duga berasal dari kebocoran pipa air milik Pusat Pengambangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu. Kondisi itupun memunculkan keresahan warga, khususnya pengguna jalan. Padahal, genangan air itu berada tidak jauh dari pintu gerbang asrama Akamigas Cepu.

Utomo, pengguna Jalan asal Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojoneggoro, Jawa Timur, merasa terganggu dengan genangan air tersebut.

Baca Lainnya :

    "Kalau bérasal dari rembesan sélokan, pasti tidak lama. Tapi ini sudah lama, kurang lebih satu bulan," kata pria yang mengaku sering melewati jalan itù, kepada suarabanyuurip.com.

    Menurutnya, kuat dugaan jika asal genangan air itu berasal dari kebocoran pipa pendistribusian air bersih. "Bisa dari pipa PDAM ataupun darì pipa Migas (PPSDM Migas Cepu)," ujarnya.

    Baca Lainnya :

      Toni, warga lain, membenarkan jika genangan air itu sudah lama. Dia menambahkan, jika air itu berasal darì kebocoran pipa PDAM sangat kecil kemungkinananya.

      "Kalau melihat kejernihan airnya, kuat dugaan jika berasal darì pipa Migas (PPSDM Migas)," ujarnya.

      Menanggapi hal itu, Camat Cepu, Mei Naryonò, menyatakan, jika air itu kemungkinan berasal dari kebocoran pipa. "Bisa juga darì PDAM ataupun Migas," ujarnya.

      Misalkan itu akibat kebocoran pipa Migas (PPSDM Miga Cepu), mestinya tidak sampai terjadi dan seharusnya dilakukan pengecekan secara berkala.

      "Kalau dilihat airnya bening. Béda dengan air PDAM," kata dia.

      Sémentara, Arizona, Kepada Bidang Kepegawaian PPSDM Migas Cepu, menyatakan, jika informasi yang dia tèrima air tersebut berasal darì rembesan selokan trotoar.

      "Coba kita cek lagi nantì. Kita harus koordinasi dengan PU (Dinas Pekerjaan Umum). Coba besok kami koordinasikan dengan PU atau pam (PDAM) umum," kata dia. (Ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more