Senin, 25 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Warga Keluhkan Proyek Drainase

Editor: nugroho
Selasa, 04 Desember 2012
edy purnomo
SEMERAWUT : Proyek saluran air yang dikerjakan FA Riski dikeluhkan warga karena rawan mengakibatkan kecalakaan.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Proyek saluran air (drainase) senilai Rp. 2 milyar di area Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dikerjakan perusahaan FA Riski dikeluhkan warga. Sebab, selain pengerjaanya tak kunjung rampung, proyek tersebut terkesan semerawut dan rawan mengakibatkan kecelakaan.

Pantauan dilokasi, semerawutnya pengerjaan drainase itu karena tanah merah bekas galian yang bercampur air tumpah kejalan sehingga membuat jalan semakin licin. Selain itu lubang saluran yang tengah dikerjakan tidak ditutup, dibiarkan menganga. 

Akibatnya, jalan akses masuk menuju perumahan Karang Indah dan beberapa daerah disekitarnya menjadi terganggu. Karena itu pengendara yang melintas di lokasi itu diharuskan untuk ekstra hati-hati agar tidak terpeleset atau tergelincir kedalam lubang galian yang menganga dipinggir jalan.

"Jalan disini licin sekali pak, apalagi saat hujan," terang Retno, (16), pelajar yang kebetulan melintas ditempat tersebut.

Parahnya lagi, menurut warga, kondisi tersebut pernah mengakibatkan mobil seorang warga terperosok kedalam lubang saluran drainase. Sehingga warga harus beramai-ramai untuk mengangkatnya. Akibat kejadian itu, mobil tersebut diketahui ringsek dan mengalami kerusakan parah dibagian depan.

"Kemarin ada mobil warga yang terperosok kedalam lubang galian yang tidak tertutup," ujar salah satu warga setempat Tono (36). 

Karena jengkel, warga kemudian menutup salah satu lubang tersebut dengan menggunakan batu koral dan kumbung seadanya. Mereka khawatir lubang tersebut akan memakan korban lagi. Terlebih selama ini jalan tersebut adalah jalan masuk menuju SMP 7 Tuban dan perumahan Karang Indah.

"Kami minta ini segera diselesaikan lah mas, kalau tidak pasti banyak yang jatuh ditempat ini," ujar seorang warga lainnya.

Diketahui, proyek senilai 2 Milyar ini dikerjakan "FA Riski ". Saat akan dikonfirmasi, beberapa pegawai yang ada dilokasi mengaku tidak tahu menahu akan target dari penyelesaian drainase ini.
"Kami tidak tahu," kata seorang pekerja dilokasi.

Dibaca : 1103x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan