Minggu, 31 Juli 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Izinkan Flare Blok Cepu Menyala Kang Yoto Ingin Pelaksanaan OGP Menyeluruh Muspika Mediasi Polemik Kompensasi Mudi EMCL Sosialiasikan Penutupan Sumur ATW Indonesia Akan Jadi Importir Gas di 2021 KIM Sendang Potro Sabet Juara Pertama Drilling Tapen-02 Masuk Run II Logging Terima Keputusan Managemen Buruh Bakar Ban dan Blokir Jalan JOB P-PEJ Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dinkes Berikan Vaksinasi Meningitis dan Influenza Pemdes Bubarkan Paksa Massa Gerah Kobar Buruh GCI Ancam Mogok Total Tuntutan Kompensasi Gerah Kobar Berakhir Deadlock BPBD Tinjau Semburan Lumpur Panas di Krondonan Massa Tagih Hasil Kajian Flare Ratusan Massa Mulai Berkumpul di Balai Desa Keuntungan Bagi Negara, Daya Tarik Bagi Investor Pasang Terop di Depan Pintu Sumur Mudi Harga Minyak Rendah Pertamina - Exxon Tetap Untung Sebut Kompensasi Mudi Jadi Pantauan BPK Besok, Warga Rahayu Kembali Demo JOBP-PEJ Belum Pastikan Groundbreaking J-TB Dilakukan Jokowi Atlet Futsal Timnas Ikuti IKA SMADA Cup 2 Setahun Penuh TPP Tak Dibayarkan Ninik: Jabatan Direktur Memang Harus Tenaga Medis Lakukan Deteksi Dini Narkoba pada Siswa Puncak Produksi Blok Cepu Bertahan 3 Tahun ITS Sebut Tak Ada Dampak Lingkungan di Mudi PDSI Ciptakan Sembilan Cyber Rig Tender EPC GPF JTB Masuki Tahap Komersil Kandungan Gas H2S Minyak Banyuurip Tinggi Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro Bojonegoro Raih Adipura Kirana dan Sekolah Adiwiyata Mandiri Pertamina Setuju Produksi Blok Cepu Dinaikan 200 ribu Bph Produksi Sumur Tapen Ditarget Lebih dari 600 bph Direktur Hulu Pertamina Kunjungi Sumur Tapen JOB P-PEJ Diminta Tetap Memberikan Kompensasi Main Pokemon Go PNS Bisa Diberhentikan Lamongan Raih Penghargaan Adipura Kirana Pengangkutan Material J-TB Biangkerok Kerusakan Jalan Gayam Minta Kejelasan Berakhirnya Kontrak Blok Tuban Perhutani Siap Kerjasama dengan Pemkab Pertamina EP Dukung Ide Pemkab JOB P-PEJ Sampaikan Hasil Riset Flare ke Pemda Gerah Kobar Rencanakan Aksi Susulan Permintaan Diskusi di Pad B Ditolak Massa Tuding Riset ITS Hanya Hamburkan Anggaran Desak Perwakilan JOB P-PEJ Temui Warga Ribuan Massa Kepung Sumur Mudi Ribuan Massa Bersiap Menuju Sumur Mudi Paskibraka Kecamatan Gayam Mulai Latihan Mobil Proyek JTB Perparah Kerusakan Jalan Gayam Basra Target Uji Coba Sistem Satu Arah SMP Tuban Sabet Juara 1 O2SN Jatim Sepakat Tolak Pembelian Premium dengan Jerigen Pemkab Tak Tahu Pemanfaatan Sewa TKD Gayam Kantor Utama Kontraktor EPC-1 Selesai Dibongkar Dandim 0813 Pimpin Apel Bersama di Mapolres Bojonegoro Darurat Kekerasan Terhadap Anak Korban Ternyata Berstatus Mahasiswa Bupati Ajak Dampingi Anak dengan Kasih Sayang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Bekas Sajam PT Tripatra Bagikan Tangki Air ke Masjid Blok Cepu Masyarakat Diminta Beli LPG di Pangkalan Polres Usut Kasus Perampasan Kendaraan Pencuri Coba Bobol ATM BRI Gayam Pembatalan Perda Berdampak Menurunnya PAD Targetkan DBH Minyak Bumi 2016 Rp 24,8 Miliar Tunggu Informasi Pemprov Soal Operasional BMKG Camat Margomulyo Jabat Kabag Humas Pemborong Dikeroyok Enam Debt Collector Sekolah Dilarang Gunakan Kekerasan Fisik di PLSBSB Pemda Tambah Anggaran Pembebasan JLS Rp18,5 Miliar Pertamina EP Realisasikan Perbaikan Jalan Tapen Realisasi DBH Pajak Tuban Capai 54,70 Persen PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar Kompensasi TKD Gayam Belum Dibayar KPH Dukung Objek Wisata di Wilayah Hutan Tunda Balik Demi Pilkades PT BBS Harus Penuhi Kualitas SDM PT SI Bersama Swedia Sepakati Jual Beli CER Rencanakan Pembiayaan Daerah Rp 297 Miliar Perbaikan Jalan Tapen 02 Dianggarkan Rp2,3 Miliar Klaim TKD Kilang Tuban Hanya Soal Sertifikat Kesulitan Penuhi Pesanan Konsumen Lokalisasi Cangkring Kembali Beroperasi Polisi Gagal Mendapatkan Pelaku Penambang Wisata Blora Sulit Dikembangkan Bantu 37 Lembaga Sosial Anak Disinyalir Ada Pemalsuan Dokumen Nasib Buaya Kali Kening Belum Jelas Dewan Menginisiasi Raperda Pembangunan Perumahan Jalan Nasional Ditanami Bunga Bougenville Harga Gas J-TB dengan PT PKC Belum Sepakat Dukung Regulasi Alokasi Minyak ke Kilang Mini Warung Mamin Bermunculan di J-TB Giliran Wartawan Bojonegoro Diajak Bukber JOBP-PEJ GP Ansor Kunjungi Founding Fathers NU Pengelolaan Wisata Wonocolo Belum Jelas Wisata Ledok Dikelola LMDH Perbaikan Jalan Hutan Belum Ada Perjanjian Pemda Harus Kreatif Tingkatkan PAD Anggap Pembatalan Perda Wajar KIP Desa Sekitar Migas Minim Pemda Kesulitan Mendata Penambang Ilegal Pemboran Sumur Tapen 02 Mencapai 886 Meter Penurunan Produksi, Sebabkan Lifting Minyak Menurun Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air

Warga Sumber Kembali Blokir Jalan Sumur Gas

Editor: teguh
Kamis, 27 Maret 2014
Ali Musthofa
DIBLOKIR : Jalan menuju sumur gas Randublatung dan Kedunglusi kembali diblokir warga Sumber, Kradenan, Blora.

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Warga Dusun Tambak, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali melakukan aksi blokir jalan dari pintu masuk dusun setempat menuju Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora, Kamis (27/3/2014).

Aksi kali kedua ini dikarenakan pihak konsorsium IKPT-Adhi Karya belum juga menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. Kemarahan warga memuncak karena konsorsium perusahaan itu tak kunjung memeprbaiki jalan yang rusak akibat mobilisasi kendaraan proyek.

Jalan tersebut sebetulnya merupakan akses utama dari Sumur Kedunglusi (KDL)-1 menuju sumur gas Randublatung (RBT) yang ada di Desa Temulus. Jika jalan ini ditutup warga dipastikan akan mengganggu jalannya proyek Migas.

Dalam aksinya warga memasang spanduk bertuliskan "Kendaraan/Alat Berat Proyek Pertamina Dilarang Keluar Masuk Sebelum Jalan Dibangun Sampai Selesai".  Di bawah spanduk dipasang patok dengan bendera merah, di atasnya menggambarkan kesabaran warga yang sudah memuncak.

Menanggapi hal tersebut digelar rapat kordinasi yang melibatkan  pihak Pertamina EP PPGJ, Konsorsium PT IKPT-Adhi Karya, Muspika Kradenan, dengan pihak Pemdes Sumber, dan warga di balai Desa Sumber.

Dalam pertemuan itu Pemdes Sumber berharap apa yang dituntut warganya cepat direalisasikan. Dikarenakan mereka sudah menunggu terlalu lama.

"Apalagi perbaikan jalan itu sudah tidak lagi membutuhkan perencanaan, karena tinggal melanjutkan saja. Kenapa kok belum selesai juga," kata Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni.

Dia ingatkan, ketika waganya melakukan aksi pemblokiran pertama sudah ada janji dari IKPT dan Pertamina untuk segera melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan. Namun janji itu hingga kini belum ditepati.

“Oleh karenanya warga mengambil tindakan pemasangan spanduk tuntutan itu," kata Zaki.

Harapan pemerintah desa untuk segera dilanjutkan pembangunannya jalan tersebut. Hal  itu sudah menjadi komitmen perusahaan dan kontraktor yang menggarap proyek.

“Tindak lanjut atau komitmen nyata untuk segera direalisasikan, terkait perbaikan jalan dari Dusun Tambak hingga Desa Temulus," ujar Zaki seraya menambahkan, pihaknya kerap kali mendapat komplain dari warga, dan menuntut agar meminta Pertamina mendesak kontraktor segera menyelesaikan pembangunan jalan.

Harapan yang sama juga disampaikan pihak Muspika Kradenan, Blora. Mereka menyatakan, pembangunan jalan harus segera dilanjutkan agar kemarahan warga tidak berujung pada kondisi anarkis.

Sementara itu, Pertamina EP-PPGJ yang diwakili oleh Aldo Pardede, Fasilitator Bagian Tehnik/Kontruksi menjelaskan, Pertamina telah memberikan  kepercayaan kepada konsorsium PT IKPT-Adhi Karya termasuk perbaikan dan pembangunan jalan tersebut.

"Sebetulnya kita sudah memperingatkan ke IKPT sudah empat kali. Yaitu di bulan Juni dan Desember tahun lalu. Juga pada bulan Januari dan bulan Maret lalu," ujar Aldo.

Aldo menyampaikan, pihak Pertamina mendukung sepenuhnya tuntutan warga terkait tindak lanjut perbaikan jalan Tambak hingga Desa Temulus. Pertamina ingin pembangunan jalan itu dilanjutkan hingga selesai.

Sedangkan pihak konsorsium PT IKPT- Adhi Karya yang diwakili oleh Agus Tarigan mengatakan, akan segera menyelesaikan tindak lanjut perbaikan jalan antara Dusun Tambak, Desa Sumber sampai Desa Temulus. "Target pekerjaan bisa diselesaikan sampai batas waktu akhir April depan," ujar Agus.

Dalam kesempatan itu juga diambil kesepakatan bahwa kegiatan mobilisasi peralatan Pertamina EP tidak mendapatkan hambatan dari areal KDL 1 atau ke RBT di Dusun Temulus. (ali)

Dibaca : 561x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Sabtu, 29 Maret 2014 01:39
KAAANG WARSIIIT ayo tangiiii iki wis wayah e GORO GORO
saminista
Sabtu, 29 Maret 2014 01:34
Proyek GAS paling GEDE sak ASIA tapi duwik e kakean di korupsi, Proyek dolanan, Dalanne gak buakal di apik i kui, YUSAK kon tanggung jawab OJO NGUNTAL DUWIK E tok
saminista
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan