Kamis, 31 Juli 2014
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Warga Sumber Kembali Blokir Jalan Sumur Gas

Editor: teguh
Kamis, 27 Maret 2014
Ali Musthofa
DIBLOKIR : Jalan menuju sumur gas Randublatung dan Kedunglusi kembali diblokir warga Sumber, Kradenan, Blora.

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Warga Dusun Tambak, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali melakukan aksi blokir jalan dari pintu masuk dusun setempat menuju Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora, Kamis (27/3/2014).

Aksi kali kedua ini dikarenakan pihak konsorsium IKPT-Adhi Karya belum juga menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. Kemarahan warga memuncak karena konsorsium perusahaan itu tak kunjung memeprbaiki jalan yang rusak akibat mobilisasi kendaraan proyek.

Jalan tersebut sebetulnya merupakan akses utama dari Sumur Kedunglusi (KDL)-1 menuju sumur gas Randublatung (RBT) yang ada di Desa Temulus. Jika jalan ini ditutup warga dipastikan akan mengganggu jalannya proyek Migas.

Dalam aksinya warga memasang spanduk bertuliskan "Kendaraan/Alat Berat Proyek Pertamina Dilarang Keluar Masuk Sebelum Jalan Dibangun Sampai Selesai".  Di bawah spanduk dipasang patok dengan bendera merah, di atasnya menggambarkan kesabaran warga yang sudah memuncak.

Menanggapi hal tersebut digelar rapat kordinasi yang melibatkan  pihak Pertamina EP PPGJ, Konsorsium PT IKPT-Adhi Karya, Muspika Kradenan, dengan pihak Pemdes Sumber, dan warga di balai Desa Sumber.

Dalam pertemuan itu Pemdes Sumber berharap apa yang dituntut warganya cepat direalisasikan. Dikarenakan mereka sudah menunggu terlalu lama.

"Apalagi perbaikan jalan itu sudah tidak lagi membutuhkan perencanaan, karena tinggal melanjutkan saja. Kenapa kok belum selesai juga," kata Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni.

Dia ingatkan, ketika waganya melakukan aksi pemblokiran pertama sudah ada janji dari IKPT dan Pertamina untuk segera melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan. Namun janji itu hingga kini belum ditepati.

“Oleh karenanya warga mengambil tindakan pemasangan spanduk tuntutan itu," kata Zaki.

Harapan pemerintah desa untuk segera dilanjutkan pembangunannya jalan tersebut. Hal  itu sudah menjadi komitmen perusahaan dan kontraktor yang menggarap proyek.

“Tindak lanjut atau komitmen nyata untuk segera direalisasikan, terkait perbaikan jalan dari Dusun Tambak hingga Desa Temulus," ujar Zaki seraya menambahkan, pihaknya kerap kali mendapat komplain dari warga, dan menuntut agar meminta Pertamina mendesak kontraktor segera menyelesaikan pembangunan jalan.

Harapan yang sama juga disampaikan pihak Muspika Kradenan, Blora. Mereka menyatakan, pembangunan jalan harus segera dilanjutkan agar kemarahan warga tidak berujung pada kondisi anarkis.

Sementara itu, Pertamina EP-PPGJ yang diwakili oleh Aldo Pardede, Fasilitator Bagian Tehnik/Kontruksi menjelaskan, Pertamina telah memberikan  kepercayaan kepada konsorsium PT IKPT-Adhi Karya termasuk perbaikan dan pembangunan jalan tersebut.

"Sebetulnya kita sudah memperingatkan ke IKPT sudah empat kali. Yaitu di bulan Juni dan Desember tahun lalu. Juga pada bulan Januari dan bulan Maret lalu," ujar Aldo.

Aldo menyampaikan, pihak Pertamina mendukung sepenuhnya tuntutan warga terkait tindak lanjut perbaikan jalan Tambak hingga Desa Temulus. Pertamina ingin pembangunan jalan itu dilanjutkan hingga selesai.

Sedangkan pihak konsorsium PT IKPT- Adhi Karya yang diwakili oleh Agus Tarigan mengatakan, akan segera menyelesaikan tindak lanjut perbaikan jalan antara Dusun Tambak, Desa Sumber sampai Desa Temulus. "Target pekerjaan bisa diselesaikan sampai batas waktu akhir April depan," ujar Agus.

Dalam kesempatan itu juga diambil kesepakatan bahwa kegiatan mobilisasi peralatan Pertamina EP tidak mendapatkan hambatan dari areal KDL 1 atau ke RBT di Dusun Temulus. (ali)

Dibaca : 307x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Sabtu, 29 Maret 2014 01:39
KAAANG WARSIIIT ayo tangiiii iki wis wayah e GORO GORO
saminista
Sabtu, 29 Maret 2014 01:34
Proyek GAS paling GEDE sak ASIA tapi duwik e kakean di korupsi, Proyek dolanan, Dalanne gak buakal di apik i kui, YUSAK kon tanggung jawab OJO NGUNTAL DUWIK E tok
saminista
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>