Kamis, 16 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Warga Temandang Tolak Tukar Guling TKD untuk Belt Conveyor SI

Editor: samian
Jum'at, 04 Mei 2018
Ali Imron
BAHAS TKD : Pertemuan antara warga, Pemdes Temandang, Muspika Merakurak, dan Pemkab Tuban.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Masyarakat Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai menolak rencana tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) seluas kurang lebih 18 hektar untuk belt conveyor PT Semen Indonesia (SI) tahun 2009-2017. Warga menuntut sesuai Undang-undang (UU) yang berlaku, TKD harus tetap disewa oleh perusahaan semen BUMN yang pusat operasinya di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek.

"Kami minta TKD tetap disewa bukan ditukar guling," ujar warga Temandang, Antok, kepada suarabanyuurip.com, usai pertemuan dengan perwakilan Pemkab Tuban, Muspika Merakurak, Pemdes Temandang di Kantor Kecamatan Merakurak, Jumat (4/5/2018).

Pemuda kelahiran Temandang ini menilai, TKD belasan hektar itu merupakan aset desa. Warga tidak ingin aset desa tersebut diganti lahan lain, apalagi kualitasnya di bawah TKD Temandang.

Lebih dari itu, beredarnya berita acara penyelesaian kompensasi ganti pemanfaatan TKD Temandang untuk belt conveyor SI tahun 2009-2017, belakangan juga dipersoalkan warga. Sepengetahuan warga, TKD statusnya disewa bukan sistem kompensasi.

Sesuai salinan berita acara yang diterima suarabanyuurip.com, pada 27 Maret 2018 bertempat di Kayu Manis Resto-Tuban, telah ada pertemuan antara Pemdes Temandang yang diwakili Kades Tinik, dan Ketua BPD Temandang, Dasam dengan pihak SI diwakili Kadept.

Produksi Bahan Baku, Musiran, dan Kabiro CSR, Febriwan. Empat poin kesepakatannya meliputi, poin a, SI bersedia merealisasikan pembayaran kompensasi ganti pemanfaatan melalui rekening Pemdes Temandang sebesar Rp1.066.440.000 ke Pemdes Temandang, sebagaimana surat pihak kedua nomor: 000191/KS/I/5000/02.2018 tanggal 12 Februari 2018, selambat-lambatnya akhir tahun 2018.

Poin b, dikarenakan pembayaran kompensasi dimaksud pada poin a telah melampaui jangka waktu penyelesaian yaitu selambat-lambatnya tanggal 19 Maret 2018 sebagaimana surat pihak SI nomor: 0001192/HK/SUP/50032577/2000/02.2018 tanggal 9 Februari 2018, maka pembayaran akan segera direalisasikan setelah pihak SI menerima informasi resmi perihal rekening Pemdes Temandang.

Poin c, pihak SI bersedia merealisasikan penyelesaian pembangunan lapangan volley, rehabilitasi Pasar Desa Temandang dan rehabilitasi gedung Madrasah Ibtidaiyah dengan total nilai Rp1.150.000.000. Serta rehabilitasi Kantor Balai Desa Temandang dan pembangunan sibelisasi dengan total nilai Rp800.000.000, sebagaimana surat Pemdes nomor: 143/91/414.413.15/2018 tanggal 15 Februari 2018 poin 2 dan 3, selambat-lambatnya akhir 2019.

Poin d, Pemdes Temandang akan melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyelesaian permohonan tukar menukar TKD untukbelt conveyor, setelah diterimanya permohonan tukar menukar TKD dari pihak SI.

Ternyata setelah dimediasi warga bersama Pemkab Tuban, Muspika Merakurak, dan Pemdes Temandang belum membuahkan hasil. Sambil menunggu Musdes, warga juga berencana menemui DPRD, maupun Bupati Tuban.

"Kami sedang merencakan ke DPRD," tegasnya.

Kades Temandang, Tinik, mengaku, akan membahas tukar guling TKD ini di Musyawarah (Musdes). Adanya penolakan rencana tersebut dihargainya, kendati demikian dirasa Tinik belum mewakili semua warganya.

"Penolakan mereka belum tentu mewakili semua warga," singkatnya yang didampingi Ketua BPD, Dasam.

Camat Merakurak, Agung Tri Wibowo, menginginkan persoalan TKD Temandang ini tak berlarut. Silahkan selesaikan dengan Musdes, antara warga dengan Pemdes. Jangan sampai gara-gara persoalan ini, justru memecah kerukunan di internal desa.

"Silahkan selesaikan TKD dengan damai," sergah mantan pejabat Bappeda Tuban ini.

Terpisah, Kasi CSR SI, Siswanto, mengaku, penyelesaian TKD Temandang belum sampai membahas tukar guling atau kompensasi. Baru tahap koordinasi, dan masih panjang prosesnya.

"Saya rasa ada miskomunikasi soal berita acara itu," tandas pria humanis itu.

Sebatas diketahui, sesuai dengan jajak pendapat yang dilakukan Pemdes Temandang menghasilkan keputusan "TKD Temandang harus disewa oleh SI". Dari hasil tersebut, dibentuklah Tim 17 yang diketuai Dulhadi. Tugas tim ini adalah membawa aspirasi masyarakat Temandang atas hasil dari jajak pendapat.

Pertemuan antara tim 17, Pemkab Tuban, dan SI menghasilkan perusahaan semen plat merah memberi kontribusi kepada Pemdes atas pemanfaatan TKD seluas 18 hektar untuk belt conveyor SI. Dana cair pertama kali pada tahun 2002 sebesar Rp316.000.000 untuk pemakaian tahun 1994-2002.

Adanya anggaran tersebut, sesuai dengan UU No 6 tahun 2014, tentang desa, PP No 47 tahun 2015, tentang peraturan pelaksanaan UU No 6 tahun 2014, dan Permendagri No 1 tahun 2016, tentang pengelolaan Asset Desa. (Aim)

Dibaca : 2787x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan